Rangkuman Materi Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kelas 11 - erapandu

Rangkuman Materi Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kelas 11

Rangkuman Materi Teks Prosedur: Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 11

Materi Menyusun Prosedur Bahasa Indoensia - Pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, struktur, kaidah kebahasaan, contoh teks prosedur, mengonstruksi informasi, merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan, menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur, mengembangkan teks prosedur.



Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh

MATERI TEKS PROSEDUR

Memahami materi teks prosedur meliputi pengertian teks prosedur, ciri-ciri teks prosedur, jenis-jenis teks prosedur, struktur teks prosedur, kaidah kebahasaan teks prosedur, dan contoh teks prosedur.

Rangkuman Materi Teks Prosedur

A. Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah langkah-langkah dalam melakukan aktivitas atau kegiatan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Prosedur menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. prosedur juga dapat dijelaskan sebagai metode langkah demi langkah secara pasti dalam memecahkan suatu masalah.

Tujuan teks prosedur adalah menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan agar seseorang dapat secara tepat dan akurat mengikuti sebuah proses membuat sesuatu, melakukan suatu pekerjaan, atau menggunakan suatu alat.

Dari segi tujuannya teks prosedur adalah memandu orang untuk bisa melakukan sesuai prosedur dalam menghasilkan atau melakukan sesuatu.


Rangkuman Materi Teks Prosedur
Download Rangkuman Materi Pelajaran Tingkat SMP dan SMA 

Buka/Unduh

B. Ciri-ciri Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki ciri-ciri dalam penulisannya. Berikut ciri-ciri teks prosedur:

  1. Panduan berupa langkah-langkah yang harus dilakukan
  2. Terdapat panduan aturan atau batasan yang harus dilakukan
  3. Kegiatan yang dilakukan secara urut (kalau tidak urut disebut tips)
  4. Kebanyakan ditulis dalam bentuk poin atau angka
  5. Menggunakan Kalimat Imperatif atau Perintah
  6. Menggunakan Kata Kerja Aktif
  7. Menggunakan Kata Keterangan
  8. Terdapat Kalimat Larangan atau Saran
  9. Menggunakan Konjungsi (kata hubung)


Rangkuman Materi Teks Prosedur

C. Jenis-jenis Teks Prosedur

Teks prosedur emiliki 3 jenis:

  1. Teks Prosedur Sederhana: teks yang berisi prosedur yang hanya bisa diselesaikan hanya dengan beberapa langkah. (Contoh: prosedur mengoperasikan kipas angin).
  2. Teks Prosedur Kompleks: teks yang terdiri atas banyak langkah dan jenjang untuk tiap tahapannya. (Contoh: prosedur membuat SIM).
  3. Teks Prosedur Protokol: teks prosedur yang langkah-langkahnya bisa diubah-ubah, tapi tujuannya tetap bisa tercapai (Contohnya cara memasak mie goreng).


Berdasarkan tujuannya, ada 3 jenis teks prosedur:
  • Memandu cara menggunakan/memainkan suatu alat (cara memainkan suatu alat musik)
  • Memandu cara membuat (ada bahan, cara, dan langkah)
  • Memandu cara melakukan sebuah kegiatan (cara menari, cara melakukan senam)


Rangkuman Materi Teks Prosedur

D. Struktur Teks Prosedur

1. Tujuan

Pada awal pembuatan teks prosedur, penulis biasanya memberikan penjelasan terkait tujuan dalam penyusunan teks prosedur. 

Hal ini juga bisa menginformasikan hasil akhir yang akan dicapai.

2. Material

Merupakan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan dan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan atau pembuatan kegiatan tersebut. 

Bagian ini berisi informasi tentang alat/bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan.

3. Langkah-langkah

Bagian ini menjelaskan tentang proses atau tahapan yang harus dilakukan demi mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan tujuan dari teks prosedur. 

Langkah-langkah yang dibuat harus secara berurutan. Selain itu, susunannya harus logis, sistematis, dan mudah dipahami oleh pembaca.

4. Penegasan Ulang/Kesimpulan

Bagian terakhir ini menjelaskan tentang simpulan dari suatu prosedur yang telah dilakukan. 

Bagian ini bersifat opsional, yakni boleh ada dan boleh tidak ada dalam teks prosedur. 


Bagian-Bagian Struktur Teks Prosedur

1. Struktur Teks Prosedur Cara Membuat

  • Tujuan
  • Bahan atau alat: memerinci bahan dan alat dengan ukuran yang akurat
  • Langkah: urutan langkah secara rinci per tahap
  • Penutuh: bagian lain penekanan pada keuntungan dan ucapan selamat

2. Struktur Teks Prosedur Cara Melakukan Pekerjaan

  • Tujuan: pengantar umum sebagai penanda apa yang akan dibuat/ dilakukan/ dan motivasi
  • Langkah: berisi urutan langkah
  • Penutuh: (bersifat pilihan, tidak wajib ada penutup)


Rangkuman Materi Teks Prosedur

E. Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

1. Penggunaan Kalimat perintah

Kalimat perintah merupakan kalimat yang mengandung makna memerintah atau meminta seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penutur atau penulisnya.

Contoh:
  • PERNYATAAN : Anda perlu memosisikan tubuh sejajar dengan monitor.
  • PERINTAH : Posisikan tubuh sejajar dengan monitor.

2. Penggunaan Bentuk Pasif (untuk proses)

Penggunaan bentuk pasif dalam teks prosedur biasanya untuk memberi saran tambahan atau peringatan supaya tidak terjadi kesalahan fatal/ membahayakan.

Contoh:
  • AKTIF : Anda sebaiknya menekan tombol keyboard dengan lembut.
  • PROSES PASIF : Tombol keyboard sebaiknya ditekan dengan lembut.

3. Penggunaan kriteria/ batasan

Contoh:
  • TANPA BATASAN : Angkat kaki kanan.
  • DENGAN BATASAN : Angkat kaki kanan setinggi lutut.
  • DENGAN BATASAN : Langkahkan kaki kanan dua kali dan pada hitungan 4 bertepuk tangan.

4. Penggunaan Kata Keterangan (keterangan cara, keterangan alat, dan keterangan tujuan) pada teks prosedur

Adverbia atau kata keterangan adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain, seperti verba (kata kerja) atau adjektiva (kata sifat).

Adverbia yang banyak digunakan pada teks prosedur adalah keterangan cara, keterangan alat, dan keterangan tujuan.

Keterangan cara

Adverbial ini menambah keterangan cara pada kegiatan atau peristiwa yang terjadi (dengan, dan secara).
contoh: 
  • Bungkuslah adonan dengan rapat.
  • Talikan rafia dengan cara menyilang

Keterangan alat

Adverbial ini menjelaskan alat yang digunakan pada sebuah kegiatan atau peristiwa, misalnya dengan … , menggunakan … , dengan menggunakan …

contoh: Para penebang kayu itu menebang pohon dengan gergaji mesin

Keterangan tujuan

Adverbial ini menambahkan informasi tujuan pada kalimat, misalnya untuk, supaya, dan, agar.

Contoh: Malam jangan terlalu panas agar tidak merusak kain

Keterangan derajat / kuantitas

Kata ini menambahkan keterangan kuantitas pada sebuah kalimat yang disertainya
Contoh:
  • Setelah dicelup, angkat kain secepatnya.
  • Langkahkan kaki dua langkah ke kanan dan hitungan keempat tepuk tangan satu kali.

Keterangan syarat

Kata keterangan ini menambahkan keterangan syarat terjadinya suatu peristiwa (jika).
contoh: Jika malam yang digunakan pada canting terlalu panas akan merusak kain.

Keterangan akibat

Kata keterangan ini menambah keterangan akibat yang ditimbulkan dari sebuah peristiwa/kegiatan (hingga, akibatnya, sehingga, sampai, menjadi).

contoh: 
  • Goreng adonan hingga kecokelatan.
  • Ulangi kegiatan sampai bahan habis.

5. Menggunakan Kalimat Saran/ Larangan

Teks prosedur juga menggunakan saran, keharusan, dan larangan agar tidak menimbulkan bahaya.

Penggunaan kata/frase hubung: sebaiknya, hindari, jangan, jika tidak … atau kecuali jika, sebaiknya.

Penekanan ini juga dapat dinyatakan dengan cara berikut: 
Jika kamu tidak (kecuali jika kamu) melakukan secara perlahan akan membahayakan otot leher

contoh lain:
  • Untuk mencapai hasil terbaik, gunakan bambu yang sudah dikeringkan minimal selama 1 tahun. 
  • Ingat jangan lakukan gerakan secara cepat. Jika terlalu keras Anda menggerakkan leher, otot leher akan rusak.

6. Menggunakan Kata Penghubung, Pelesapan, Kata Acuan

Langkah dalam panduan dapat dihubungkan dengan ungkapan seperti kemudian, sekarang, berikutnya, setelah ini.

Pelesapan adalah penghilangan bagian tertentu yang sama dan sudah disebutkan sebelumnya.

contoh : Aduk terus (tepung dan santan yang dimasak) hingga mengental dan berwarna kecokelatan.

bagian bercetak tebal dilesapkan (tidak disebut)

7. Penggunaan Akhiran –i dan akhiran –kan pada Teks Prosedur

Akhiran i dipakai jika objek dalam kalimat tidak bergerak. Akhiran –kan dipakai jika objek bergerak.

Contoh:
  • Lumuri loyang dengan mentega
  • Lumurkan mentega pada loyang


Rangkuman Materi Teks Prosedur

F. Contoh Teks Prosedur

Contoh 1

Mematikan Komputer dengan Benar

Teks Prosedur Matikan komputer


Perlu belajar mematikan komputer secara benar sehingga tidak cepat rusak dan berdampak negatif. Untuk mematikan komputer ada beberapa tahap yang harus diperhatikan.
  1. Tutup semua aplikasi yang Anda gunakan.
  2. Klik menu Start (XP)/Logo Windows (7) di pojok kiri bawah.
  3. Pilih Shut down dan tunggu beberapa saat hingga komputer Anda benar-benar mati.
  4. Setelah komputer benar-benar mati, kemudian tekan tombol pada monitor dan speaker, stabilizer dan perangkat komputer lainnya.
  5. Setelah itu baru cabut kabel dari stop kontak. Hal ini bertujuan untuk menghemat daya dan mengantisipasi terjadinya korsleting listrik.
Selamat mematikan komputer secara benar


Contoh 2

Cara Mencuci Tangan dengan Baik dan Benar

Teks Prosedur cucu tangan


Setiap orang harus memperhatikan dan menjaga kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri sendiri.

Menjaga kesehatan ternyata tidaklah sulit.

Kita bisa melakukannya dengan kegiatan sederhana yaitu mencuci tangan. Apakah kamu sudah mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar?

Berikut ini akan dipaparkan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
  1. Basahilah tangan hingga pergelangan dengan air yang mengalir, kemudian tuangkan sabun ke telapak tangan dua sampai tiga tetes. 
  2. Gosoklah telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar empat ruas jari tangan yang lain hingga sabun berbusa dan lakukan secara bergantian. 
  3. Gosoklah punggung tangan dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan, begitu juga sebaliknya secara perlahan. 
  4. Gosoklah telapak tangan dan sela-sela jari dengan menyelipkan jari di masing-masing ruas jari.
  5. Pasangkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas hingga jari-jari tangan dalam keadaan saling mengunci, lalu gosoklah secara perlahan dan ulangi gerakan tersebut dengan posisi tangan kiri di atas. 
  6. Gosoklah ibu jari tangan sebelah kiri dengan gerakan memutar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan gerakan serupa pada ibu jari tangan sebelah kanan. 
  7. Gosoklah telapak tangan kiri dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan begitu juga sebaliknya dengan telapak tangan kanan. 
  8. Bilaslah kedua tangan dengan air yang mengalir hingga busa hilang. 
  9. Keringkan tangan dengan handuk atau tisu sekali pakai sampai benarbenar kering. 
  10. Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup kran hingga air berhenti mengalir.
Menjaga kesehatan hanya perlu beberapa menit dimulai dari mencuci tangan. Mencuci tangan sebentar, tetapi berbagai penyakit bisa kita hindari.


Contoh 3

Cara Membuat Bubur

Resep Bubur


Menu sarapan super sehat dan kaya serat. Penambahan singkong dan ubi ungu, selain untuk memperkaya warna dan gizinya, juga membuat tekstur bubur beras merah ini lebih pulen.

Bahan-bahan
  • 400 gram nasi merah 
  • 200 gram singkong, cuci, potong dadu 
  • 200 gram ubi ungu, cuci, kupas, potong dadu 
  • 2 batang sereh digeprek 
  • 1 ikat kangkung, cuci, petik daunnya, rajang kasar 
  • 1 ikat bayam, cuci, petik daunnya 
  • 1 buah jagung manis, dipipil 
  • 1500 ml air 

Langkah Pembuatan
  1. Didihkan air, masukkan berurutan nasi merah, singkong, ubi, jagung pipil dan sereh. Aduk sampai bubur mengental. 
  2. Tambahkan kangkung dan bayam, aduk beberapa saat, jangan sampai terlalu layu. 
  3. Angkat dan hidangkan panas, ditemani ikan asin dan kerupuk

Mudah, murah, dan sekaligus sehat. Sarapan sehat dengan menu makanan tradisional yang telah dikreasikan. 

Selamat mencoba!

Materi Terkait:


PELAJARAN MENYUSUN PROSEDUR

Rangkuman materi pelajaran bahasa Indonesia kelas 11 tentang menyusun prosedur meliputi mengonstruksi informasi dalam teks prosedur, merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan, menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur, mengembangkan teks prosedur, dan melaporkan kegiatan membaca buku.


Rangkuman Materi Teks Prosedur

A. Mengonstruksi Informasi dalam Teks Prosedur

1. Menunjukkan Pernyataan Umum dalam Suatu Kegiatan

Teks prosedur adalah langkah-langkah suatu aktivitas atau kegiatan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Pada teks prosedur terdapat bagian yang mengungkapkan pernyataan-pernyataan umum, namun terdapat pula bagian-bagian yang merupakan rangkaian mengerjakan suatu kegiatan sebagai tahapan-tahapan pengerjaan.

Salah satu ciri teks prosedur yakni dari isinya terdapat bagian pernyataan umum dan tahapan-tahapan melakukan kegiatan.

Pernyataan umum dalam suatu kegiatan dalam teks prosedur dapat diketahui dan dipahami dari beberapa pertanyaan berikut ini.

  1. Mengapa bagian atas dinamakan “penjelasan umum”?
  2. Apakah tahapan-tahapan pada bagian selanjutnya sudah jelas? 
  3. Apakah perbedaan utama teks prosedur dengan jenis teks lainnya? 
  4. Dari isinya, menjelaskan tentang apakah teks prosedur itu? 
  5. Bagaimana karakteristik umum dari teks prosedur? 
  6. Berdasarkan isinya, apakah fungsi teks prosedur itu? 
  7. Kemukakan sebuah contoh teks prosedur yang kamu temukan dari koran atau majalah!

2. Menuliskan Tahapan-Tahapan sebagai Prosedur Melakukan Suatu Kegiatan

Seseorang melakukan suatu kegiatan tentu saja harus memperhatikan langkah-langkah mengerjakannya.

Misalnya, apabila kita ingin memahami seluruh isi bacaan dari buku yang kita baca, langkah-langkah yang harus ditempuh adalah:

  • pilih buku yang paling disukai dan sesuai kebutuhan
  • carilah tempat yang paling nyaman untuk membaca, hindari gangguan-gangguan di sekitarmu
  • bertanyalah tentang hal-hal yang kurang kamu pahami dalam bacaan tersebut
  • ketika membaca, usahakan untuk tidak mengulang kalimat yang baru saja dibaca karena akan mengurangi kecepatan membacamu
  • diskusikanlah buku yang kamu baca dengan teman atau gurumu
  • simpulkanlah apa pun yang baru didapat setelah membaca satu bab
  • catat pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam bacaan tersebut.

Kegiatan di atas sangat membantu dalam memahami bacaan. Tahapan seperti itu disebut prosedur.


Rangkuman Materi Teks Prosedur

B. Merancang Pernyataan Umum dan Tahapan-Tahapan

Prosedur menjadi pengingat bagi setiap orang untuk mematuhi tahapan agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan benar.

Pemahaman terhadap suatu bacaan akan menjadi panduan dalam mengikuti atau melakukan sesuatu.

Sebagai contoh, baca teks Kiat Berwawancara Kerja pada buku pegangan siswa bahasa Indonesia kelas 11 kurikulum 2013 pada halaman 13 sampai 15.

Atau bisa membaca teks lain yang berkaitan dengan panduan atau arahan dalam melakukan suatu kegiatan.

Di dalam teks tersebut tentu akan disampaikan petunjuk-petunjuk atau cara yang harus dilakukan agar berhasil.

Contoh pada teks Kiat Berwawancara Kerja terdapat beberapa petunjuk atau langkah diantaranya:

  • Berbicara harus jelas, tidak terlalu cepat, atau lambat.
  • Harus tampil percaya diri.
  • Jawaban yang disampaikan harus relevan dengan pertanyaan.

Setelah kita dapat memahami dari teks pentujuk yang dibaca, kita dapat mengerjakan tugas-tugas diantaranya sebagai berikut.

1. Mengidentifikasi teks prosedur yang sudah dibaca berdasarkan format tabel berikut!

Mengidentifikasi teks prosedur

2. Dari isinya menjelaskan tentang apakah teks prosedur itu?

3. Berdasarkan isinya, apakah fungsi teks prosedur itu?

4. Temukan kata kerja imperatif pada teks prosedur di atas!

5. Temukan enam konjungsi pada teks prosedur di atas! 

6. Temukan pernyataan persuasif pada teks prosedur di atas! 

7. Berikanlah tanggapan dengan bahasamu sendiri pada teks tersebut? 

8. Tuliskan kembali isi teks prosedur tersebut dengan menggunakan bahasamu sendiri secara singkat dan jelas!


Rangkuman Materi Teks Prosedur

C. Menganalisis Struktur dan Kebahasaan Teks Prosedur

1. Mengungkapkan Kembali Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur dibentuk oleh struktur atau ungkapan tentang tujuan, langkah-langkah, dan penegasan ulang.

  • Tujuan merupakan pengantar tentang topik yang akan dijelaskan dalam teks.
  • Langkah-langkah berupa perincian petunjuk yang disarankan kepada pembaca terkait dengan topik yang ditentukan.
  • Penegasan ulang berupa harapan ataupun manfaat apabila petunjukpetunjuk itu dijalankan dengan baik.

2. Mengungkapkan Unsur Kebahasaan Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki ciri-ciri kebahasaan sebagai berikut.

  • Banyak menggunakan kata-kata kerja perintah (imperatif). Kata kerja imperatif dibentuk oleh akhiran -kan, -i, dan partikel -lah.
  • Banyak menggunakan kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahasnya. 
  • Banyak menggunakan konjungsi dan partikel yang bermakna penambahan.
  • Banyak menggunakan pernyataan persuasif. 
  • Apabila prosedur itu berupa resep dan petunjuk penggunaan alat, akan digunakan gambaran terperinci tentang benda dan alat yang dipakai, termasuk ukuran, jumlah, dan warna.


Rangkuman Materi Teks Prosedur

D. Mengembangkan Teks Prosedur

1. Menyusun Rancangan Garis Besar Suatu Prosedur

Dengan mengetahui struktur dan aspek kebahasaan teks prosedur, mudah bagi kita untuk memahami maksud teks tersebut. Sebuah teks prosedur haruslah jelas.

Untuk memperoleh kejelasan itu, kita dapat melakukannya sebagai berikut.

  • Mengartikan Kata-kata Sulit

Kata-kata yang dianggap sulit dapat kamu temukan maknanya melalui kamus.

Arti kata yang berdasarkan kamus disebut dengan makna leksikal. Arti kata yang berdasarkan konteks kalimat disebut dengan makna struktural.


  • Memaknai Maksud Teks secara Keseluruhan

Hal ini dilakukan untuk mengetahui topik umum beserta langkahlangkah yang ada di dalam suatu teks prosedur.

Misalnya:

Teks tentang teknik berwawancara yang telah kamu pelajari sebelumnya. 

Topik umumnya adalah cara mengikuti suatu wawancara ketika melamar kerja.

Topik tersebut meliputi beberapa langkah yang isinya mengarahkan seorang pencari kerja dalam mengikuti tes wawancara sehingga ia diterima di suatu perusahaan.


2. Mengembangkan Teks Prosedur dengan Memperhatikan Struktur dan Kaidahnya

Teks prosedur sekurang-kurangnya memiliki tiga macam, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Teks bertema kebiasaan hidup, misalnya kiat hidup sehat, kiat belajar menyenangkan, dan kiat sukses bertetangga. 
  • Teks bertema aktivitas tertentu, misalnya cara membuat bolu kukus, cara menanam jagung hibrida, dan cara memelihara kucing. 
  • Teks bertema penggunaan alat, misalnya cara penggunaan laptop, cara menghidupkan motor bekas, dan cara menggunakan pisau cukur.

Tugas yang dapat dilakukan dalam mengembangkan teks prosedur dengan memperlihatkan struktur dan kaidahnya.

  • Memahami Isi Teks Prosedur
  • Mengomentari Teks Prosedur Berdasarkan Struktur dan Kaidah Teks Prosedur
  • Analisislah sebuah teks prosedur lainnya, berdasarkan struktur dan kaidah-kaidahnya
  • Menyusun Teks Prosedur
  • Menyunting Teks Prosedur
  • Jelaskanlah penyebab kesalahan dari penulisan kata dalam kalimatkalimat teks prosedur

Rangkuman Materi Teks Prosedur

E. Melaporkan Kegiatan Membaca Buku

Kegiatan membaca sangat berguna. Dari kegiatan membaca, kita memperoleh banyak pengetahuan, wawasan, atau informasi berharga. Banyak sumber bacaan yang dapat kamu baca.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam kegiatan membiasakan membaca sebagai berikut.

  1. Carilah buku nonfksi (buku pengayaan) di perpustakaan.Buku yang kamu baca bukan buku teks pelajaran. Pinjamlah buku tersebut kepada petugas untuk kamu baca selama satu minggu. 
  2. Jika kamu memiliki uang, pergilah ke toko buku. Carilah buku nonfksi yang dapat kamu miliki untuk dibaca. 
  3. Mulailah mempersiapkan kegiatan membaca, dengan menyiapkan buku tulismu untuk melaporkan kegiatan membaca minggu ini. 
  4. Tuliskanlah judul buku, nama penulis, penerbit, tahun terbit, dan kota terbit. 
  5. Amatilah dafar isi buku tersebut. Bacalah sekilas dafar isinya, kemudian tuliskanlah, ada berapa bab isi buku tersebut. 
  6. Sebelum membaca, berdasarkan dafar isi buku, kamu susun pertanyaan yang mungkin akan kamu dapatkan dari isi buku. Pada buku laporan membaca, tuliskanlah pertanyaan-pertanyaan yang ingin kamu dapatkan jawabannya dari membaca isi buku. 
  7. Mulailah membaca. Apabila buku itu milikmu, pada saat kamu membaca tandailah butir-butir penting dari setiap subbab yang dibaca. Jika buku itu milik perpustakaan, setiap kamu membaca butir-butir penting, tuliskanlah pada buku laporan membaca. 
  8. Setiap kamu akan mulai membaca, tuliskan terlebih dahulu hari, tanggal, dan waktu kamu membaca agar kegiatanmu terdata. 
  9. Lakukanlah kegiatan membaca buku tersebut selama satu minggu. 
  10. Jika kamu sudah selesai membaca buku, susunlah laporan kegiatan tersebut dalam buku rekaman tertulis kegiatan membaca. Untuk membantumu melaporkan kegiatan membaca, berikut ini contoh format yang dapat kamu buat.



Rangkuman Materi Teks Prosedur: Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 11
Sumber: Buku Bahasa Indonesia Kelas 11

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel