Merancang Asesmen Formatif - erapandu

Merancang Asesmen Formatif

Merancang Asesmen Formatif

Prinsip Pengajaran dan Asesmen Topik 2 Ruang Kolaborasi - Sekarang, saatnya Anda menyusun asesmen. Anda dapat  memilih salah satu jenis asesmen yang akan dikembangkan yaitu asesmen awal, asesmen formatif, maupun asesmen sumatif. Kemudian tentukanlah teknik dan instrumen asesmen yang akan digunakan!

Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh

Merancang Asesmen Formatif

Identitas Rancangan Pembelajaran

Mata Pelajaran                 : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas                        : E/X

Semester                           : Satu

Materi Pokok                   : Teks Hikayat

Materi Pembelajaran        : Kaidah kebahasaan teks cerita hikayat dan cerpen

Alokasi Waktu                 : 2 JP x 45 menit

Jumlah Pertemuan            : 1 kali

Model Pembelajaran        : Discovery Learning

Elemen                             : Berbicara dan Presentasi

Capaian Pembelajaran      :

  • Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiapkan materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi.

Tujuan Pembelajaran        :

  • Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning, peserta didik mampu menemukan kaidah kebahasaan pada sebuah teks cerita hikayat dan cerpen dengan lengkap dan tepat.

Teknik Asesmen               : Observasi

Instrumen Asesmen         : Rubrik


Asesmen Formatif

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kelas / Kelompok       :    ............... / ....................

Anggota / No Absen   :

1.      ......................................

2.      ......................................

3.      ......................................

4.      ......................................

5.      ......................................

6.      ......................................

Materi                          : Mengidentifikasi kaidah kebahasaan teks cerita hikayat dan cerpen

Petunjuk Kerja :

1.      Bacalah teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda” dengan teliti dan cermat untuk menjawab pertanyaan pada soal LKPD 1 !

2.      Peserta didik bekerja sama dengan kelompoknya untuk menjawab LKPD yang sudah disediakan oleh guru !

3.      Hasil diskusi dituangkan dalam lembar LKPD.

4.      Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas !

 

KAIDAH BAHASA

TEKS CERITA

HIKAYAT

CERPEN

Konjungsi urutan waktu

 

 

Majas personifikasi

 

 

Majas Antonomasia

 

 

Majas simile

 

 

Majas metafora

 

 

Majas hiperbola

 

 

Contoh majas antonomasia

·         Si wanita tua

 

Soal !

1.      Carilah kata konjungsi urutan waktu yang ada di teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda”

2.      Carilah majas perfonifikasi yang terdapat pada teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda”

3.      Carilah majas antonomasia yang terdapat pada teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda”

4.      Carilah majas simile yang terdapat pada teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda”

5.      Carilah majas metafora yang terdapat pada teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda”

6.      Carilah majas hiperbola yang terdapat pada teks hikayat yang berjudul “Si Miskin” dan penggalan cerpen “Badai yang Reda”

 

KUNCI JAWABAN LKPD

KAIDAH BAHASA

TEKS CERITA

HIKAYAT

CERPEN

Konjungsi urutan waktu

·         Hatta (2,15)

·         Maka (2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15)

·         Setelah (3,4,12)

·         Setelah sudah (6)

·         Lalu (8,10,12)

·         Pada ketika (14)

·         Saat (1)

·         Ketika (4)

·         Di saat (5)

 

Majas personifikasi

 

·         Tapi tetap di bawah kendali kekangan tali kenur (1)

·         Tali tipis namun kuat mengaturnya (1)

·         Sinar matahari yang terik menyentuh kulitku (3)

Majas Antonomasia

·         Si Miskin (1,2,3)

·         Turis asing (3)

Majas simile

·         Seperti orang yang hendak mati (2)

·         seperti rangkaian burung yang sedang bermigrasi (1)

Majas metafora

 

·         Aku ingin seperti layang-layang (1)

·         Bagiku laut adalah rumah (5)

·         Bibir pantai (4)

Majas hiperbola

·         “Adapun akan emas ini sampai kepada anak cucu kita sekalipun tiada habis dibuat belanja.” (3)

·         Sinar matahari yang terik menyentuh kulitku dengan ganas (3)

·         Apa tiba-tiba radar di kapal milik Haji Miun menangkap segerombolan ikan tuna di tengah laut sana (4)

 

Instrumen Penilaian

KISI-KISI PENILAIAN FORMATIF

Materi

Indikator Soal

Nomor Soal

Jenis Alat Evaluasi

Unsur HOTS

Kaidah kebahasaan

Disediakan teks hikayat berjudul "Si Miskin" dan cerpen "Badai yang Reda", siswa diminta untuk menganalisis kebahasaaan teks hikayat dan cerpen.

1

Tes Tertulis (Uraian)

Menganalisis konjungsi urutan waktu pada teks hikayat dan teks cerpen secara berkelompok.

Kaidah kebahasaan

Disediakan teks hikayat berjudul "Si Miskin" dan cerpen "Badai yang Reda", siswa diminta untuk menganalisis kebahasaaan teks hikayat dan cerpen.

2, 3, 4, 5, 6

Tes Tertulis (Uraian)

Menganalisis majas pada teks hikayat dan teks cerpen secara berkelompok.

 

RUBRIK PENILAIAN

No.

Kriteria

Skor

Skor Maksimal

Penilaian Kaidah Kebahasaan (Konjungsi Urutan Waktu dan Majas)

1

Peserta didik mampu menganalisis konjungsi urutan waktu pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak minimal 6 konjungsi

40

40

Peserta didik mampu menganalisis konjungsi urutan waktu pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak 5 konjungsi

30

Peserta didik mampu menganalisis konjungsi urutan waktu pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak 4 konjungsi

20

Peserta didik mampu menganalisis konjungsi urutan waktu pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak 3 konjungsi

15

2

Peserta didik mampu menganalisis majas pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak minimal 9 majas

40

40

Peserta didik mampu menganalisis majas pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak minimal 7 majas

35

Peserta didik mampu menganalisis majas pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak minimal 5 majas

30

Peserta didik mampu menganalisis majas pada teks hikayat dan cerita pendek sebanyak minimal 3 majas

25

Penilaian Berbicara

3

Peserta didik secara indovidu maupun kelompok mengkreasikan ungkapan pikiran atau pandangan dari materi dan hasil diskusi dengan intonasi dan artikulasi yang baik

20

20

Sebagian besar peserta kelompok mampu menyampaikan hasil diskusi dengan intonasi dan artikulasi yang baik

15

Hanya sedikit peserta kelompok mampu menyampaikan hasil diskusi dengan intonasi dan artikulasi yang baik.

10

Peserta didik mampu mengkreasikan ungkapan pikiran atau pandangan dari materi yang dipelajari

5

Jumlah

100

Nilai akhir = Total skor yang diperoleh


 


0 Response to "Merancang Asesmen Formatif"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel