Wirausaha Produk Rekayasa Sistem Teknik Prakarya Kelas 11 - erapandu

Wirausaha Produk Rekayasa Sistem Teknik Prakarya Kelas 11

Rangkuman Materi Wirausaha Produk Rekayasa Sistem Teknik Prakarya SMA Kelas 11

Rangkuman Materi Wirausaha Produk Rekayasa Sistem Teknik Prakarya SMA Kelas 11 - Mempelajari perencanaan usaha produk sistem teknik, menghitung titik impas (Break Even Point), Strategi prosmosi usaha, dan kegiatan pembuatan produk sistem teknik.

Sistem berasal dari bahasa Latin systema, bahasa Yunani sustema yang artinya satu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi untuk mencapai suatu tujuan. 

Sistem bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pendayagunaan berpikir sistem untuk pemecahan masalah.

Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh

Sistem terdiri dari inti sistem dan lingkungan sistem. 

Lingkungan sistem melingkupi elemen-elemen sistem sebagai tempat berkembangnya sistem. Lingkungan sistem memiliki tiga sumber yaitu informasi, energi dan materi. 

Inti sistem memiliki pengaruh yang kuat terhadap sistem yang bersangkutan.

Sistem teknik merupakan perancangan atau pengembangan suatu sistem yang lebih baik melalui sistem mekanis atau sistem pada manusia dengan mesin. 

Sistem teknik mengembangkan keterpaduan antar elemen yang saling berinteraksi, bersinergi dan berkolaborasi.

Contoh Sistem teknik dasar dan peralatan sistem teknik:

Sistem teknik dasar dan peralatan sistem teknik

Gambar (1) Elemen A sebagai poros digerakkan oleh alat penggerak tertentu dengan sistem rotasi, maka gerakan berputar pada elemen A diikuti oleh gerakan pada elemen B sebagai lengan dan elemen C yang bergerak maju dan mundur untuk diaplikasikan pada sistem lainnya. 

Gambar (2) merupakan model dari pergerakan tuas pada alat pengepres baglog dengan sumber tenaga dari putaran motor listrik. 

Prinsip yang sama ditunjukkan pada gambar (3). 

Tujuan dari sistem tersebut dapat diwujudkan dengan mengkolaborasikan antara sistem yang satu dengan yang lainnya.

Contoh Sistem teknik:

Sistem teknik

Gambar di atas menunjukkan gear yang dihubungkan dengan belt atau rantai untuk menggerakkan roda yang lainnya. 

Gerakan gear ditimbulkan dari penggerak berupa motor DC yang mendapatkan aliran arus listrik DC dari baterai. 

Putaran motor DC dapat dikendalikan dengan rangkaian pengendali/kontrol dan sensor. 

Sistem teknik ini saling berkaitan antara elemen yang satu dengan elemen lainnya sehingga tujuan menggerakkan gear dengan kendali elektronik dapat terwujud.

Download Rangkuman Materi Pelajaran Tingkat SMP dan SMA 

Buka/Unduh


A. Perencanaan Usaha Produk Sistem Teknik 

Kewirausahaan dalam pembuatan produk rekayasa peralatan sistem teknik menjadi peluang yang baik dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi bagi sumber daya yang tersedia. 

Pola kerja sistem dalam kewirausahaan menjadi alasan dalam pengambilan tindakan.

Pola yang bisa digambarkan yaitu pola Action Loop.

Action loop pembuatan produk sistem teknik

Action loop pembuatan produk sistem teknik

Informasi tugas atau pekerjaan (inform) yang disampaikan berupa kebutuhan pelanggan pada produk sistem teknik, dikembangkan dalam bentuk perencanaan dan dokumen disiapkan secara tertulis (plan). 

Perencanaan kerja dibuat di antaranya desain produk sistem teknik, dan keputusan diambil atas semua kebutuhan yang diperlukan termasuk alat dan bahan/material (decide). 

Tugas membuat produk sistem teknik dengan memperhatikan kriteria yang ditentukan (carry out). 

Pengecekan dengan menguji coba produk sistem teknik (control) dan melakukan evaluasi dengan mendiskusikan produk sistem teknik yang telah dibuat (evaluate).

Perencanaan usaha pada produk sistem teknik:

  • Ide dan Peluang Usaha Produk Sistem Teknik
  • Sumber daya yang dibutuhkan
  • Administrasi Usaha
  • Kebutuhan Pasar terhadap Produk Sistem Teknik

 Tahapan perencanaan usaha dalam kewirausahaan:

  • Tahap memulai
  • Tahap melaksanakan
  • Tahap mempertahankan
  • Tahap mengembangkan

Tahapan perencanaan usaha dalam kewirausahaan:

B. Sistem Produksi Usaha Sistem Teknik

1. Aneka Produk Usaha Sistem Teknik

  • Alat pencetak arang briket

Alat pencetak arang briket manual
  • Alat pengering menggunakan sinar matahari
Alat pengering menggunakan sinar matahari
  • Kompor Batik
Kompor Batik
  • Alat pengambilan zat warna alam indigo
Alat pengambilan zat warna alam indigo
  • Produk Peralatan sistem teknik lainnya
Produk Peralatan sistem teknik

2. Manfaat Produk Usaha Sistem Teknik

  • Keberadaan karya produk usaha sistem teknik memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat yang menggunakannya 
  • Solusi bagi peningkatan produktiftas dan efektiftas dalam menjalankan produksi usaha rumahan (home industry) 
  • Memberikan kemudahan, meningkatkan kualitas dan jumlah dalam berproduksi 
  • Memacu kreativitas dan inovatif pembuatnya untuk terus berkarya mencapai optimal
  • Terciptanya lapangan pekerjaan untuk mewujudkan karya inovasi.

3. Perencanaan Produksi Tom Spray Aerator untuk Zat Warna Alam Indigo

Perencanaan Produksi Tom Spray Aerator untuk Zat Warna Alam Indigo

Alat dan Bahan yang dibutuhkan dalam Pembuatan Spray Aerator dan Zat warna alam indigo

  • Pembuatan tangki, dapat disubtitusi dengan drum bekas 
  • Sprayer, dapat dimodifkasi dengan paralon yang diberi lubang banyak 
  • Pipa paralon, untuk sirkulasi larutan yang dipompa. 
  • Pompa air, saklar dan kabel, dapat diperoleh di toko material 
  • Rangka penopang tangki
  • Tanaman Indigofera tinctoria 
  • Kapur CaO, larutan CaO (kapur tohor) 

Proses Produksi Tom Spray Aerator untuk Zat Warna Alam Indigo

  • Proses Pembuatan Spray Aerator

Proses Pembuatan Spray Aerator

  • Peralatan yang digunakan dalam pembuatan alat spray aerator digunakan alatalat di antaranya mesin las, bor, gerinda, dan tool kit
  • Spray aerator dapat dibagi menjadi empat bagian yaitu penyediaan sprayer, pompa, pemipaan, dan tangki penampung.
  • Rangka disiapkan untuk menopang tangki, sprayer, pompa dan pipa yang digunakan. Pemipaan dilakukan bersamaan dengan pemasangan tangki. 
  • Setelah tangki, pompa, pipa dan sprayer terpasang, tinggal pemasangan saklar untuk mengoperasikan pompa. Sumber arus listrik yang digunakan AC 220 Volt. 
  • Peralatan dan bahan pembuatan zat warna alam indigo bagian perendaman digunakan ember untuk merendam daun Indigofera tinctoria L. Spray Aerator digunakan untuk mengaerasi cairan hasil rendaman. 
  • Keranjang, kain dan ember digunakan untuk memisahkan antara pasta dengan air.

 Pembuatan Zat Warna Alam Indigo menggunakan Spray Aerator

Diagram alur pembuatan zat warna alam indigo

  • Perendaman/Proses hidrolisis daun nila selama 24 jam
  • Proses aerasi, ditambahkan larutan kapur (CaO) pada saat proses aerasi
  • Proses pengendapan (sedimentasi), cairan yang telah diaerasi dan di tambah dengan larutan kapur diendapkan dengan menggunakan ember. 
  • Setelah terdapat endapan, perlahan buang cairan bagian atas (berwarna kekuningan) dan tampung endapan tersebut. 
  • Air akan terpisah dengan pasta dan pasta ini siap untuk dikemas. 
  • Jika penyimpanan dalam waktu lama, dapat dibuat powder dengan cara dikeringkan terlebih dahulu dan dihaluskan menggunakan peralatan tambahan.

Pengendapan pasta dan pembuatan powder

4. Pengemasan Produk

Pengemasan untuk pelindung fungsi distribusi dan fungsi identitas sebagai kemasan produk didesain agar produk dapat terlindung dari benturan dan menarik.

Fungsi kemasan produk:

  • Mempertahankan mutu 
  • Memperpanjang masa simpan 
  • Mempermudah penyimpanan dan pemasaran/transportasi 
  • Menambah daya tarik bagi konsumen (memberi informasi dan sarana promosi 

Hal yang dapat diperhatikan dalam pengemasan produk:

  • Dibuat semenarik mungkin, punya ciri khas
  • Memuat informasi yang jelas & jujur 
  • Menarik (desain, warna, bentuk), dengan komposisi yang imbang
  • Ukuran & material bahan sesuai kebutuhan 
  • Bahan terbuat dari material yang tahan terhadap perlakuan pada saat pemindahan (transport). 
  • Volume kemasan, menggunakan ukuran yang umum untuk produk-produk tertentu, misalnya 250 gr, 500 gr atau 1000 gr. 


C. Menghitung Titik Impas (Break Even Point)

1. Pengertian BEP (Break Even Point)

Analisis BEP merupakan alat analisis untuk mengetahui batas nilai produksi atau volume produksi suatu usaha untuk mencapai nilai impas yang artinya suatu usaha tersebut tidak mengalami keuntungan ataupun kerugian. 

Suatu usaha dikatakan layak, jika nilai BEP produksi lebih besar dari jumlah unit yang sedang diproduksi saat ini dan BEP harga harus lebih rendah daripada harga yang berlaku saat ini.

BEP produksi dan BEP harga dapat dihitung dengan menggunakan rumus:

BEP produksi dan BEP harga dapat dihitung dengan menggunakan rumus

Analisis BEP digunakan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal atau investasi suatu kegiatan usaha atau sebagai penentu batas pengembalian modal. 

Produksi minimal suatu kegiatan usaha harus menghasilkan atau menjual produknya agar tidak menderita kerugian. 

BEP adalah suatu keadaan dimana usaha tidak memperoleh laba dan tidak menderita kerugian.

2. Contoh Biaya Produksi Zat Warna Alam Indigo

Biaya produksi zat warna alam indigo meliputi biaya investasi, biaya tidak tetap, dan biaya operasional. 

Analisis usaha produksi zat warna alam indigo di susun untuk mengetahui gambaran ekonomi mengenai usaha yang akan diwujudkan. 

Analisis usaha pembuatan zat warna alam indigo menggunakan asumsi bahwa :

  • Alat spray aerator dapat digunakan selama 3 tahun. Oleh sebab itu biaya tetap yang digunakan merupakan biaya penyusutan per tahun dengan pola penyusutan tetap. Harga Alat Spray Aerator baru Rp. 3.000.000,00 
  • Lahan yang digunakan 400 m2 dengan sistem sewa 1 tahun. Komponen biaya lahan dihitung sesuai dengan masa produksi 
  • Tenaga kerja yang digunakan 1 orang. Upah per hari Rp. 50.000,00 
  • Siklus produksi disesuaikan dengan masa panen daun nila yaitu 3 bulan sekali. Proses produksi memerlukan waktu selama 6 hari sampai menghasilkan pasta. 
  • Produksi dilakukan di gedung milik sendiri, sehingga dalam kasus ini tidak dinyatakan sebagai bagian dari komponen biaya. 
  • Ember kapasitas 100 liter digunakan sebanyak 2 buah dengan harga masingmasing Rp. 100.000,00 
  • Keranjang perendaman digunakan 2 buah dengan harga Rp. 50.000,00 
  • Ember dan keranjang perendaman, dapat digunakan selama 2 tahun. 
  • Harga pasta zat warna alam indigo di pasaran sangat beragam dan pada analisis ini digunakan angka rata-rata yaitu Rp. 50.000,00 per kg.

Komponen biaya dalam satu proses produksi (3 bulan)

Komponen biaya dalam satu proses produksi (3 bulan)


3. Menghitung BEP

Rumus Menghitung BEP

Menghitung BEP

Dari perhitungan BEP produksi dan harga, diketahui bahwa titik impas usaha pembuatan zat warna indigo dicapai ketika produksi pasta mencapai 25,23 kg atau harga pasta indigo sebesar Rp 20.180,00/kg . 

Produksi di atas 25,23 kg dan harga di atas Rp20.180,00/kg pada tiap kali periode produksi adalah keuntungan.

D. Strategi Promosi Usaha Sistem Teknik

Mengkomunikasikan produk perlu disusun strategi yang disebut dengan strategi promosi, yang terdiri dari empat komponen utama yaitu periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan penjualan tatap muka.

Tujuan utama mempromosikan sebuah produk:

  • memberikan daya tarik khusus bagi para pelanggan, 
  • meningkatkan angka penjualan, 
  • membangun loyalitas konsumen. 

Manfaat Promosi:

  • Mengetahui produk yang diinginkan para konsumen 
  • Mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produk 
  • Mengetahui cara pengenalan dan penyampaian produk hingga sampai ke konsumen 
  • Mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaran
  • Mengetahui strategi promosi yang tepat kepada para konsumen 
  • Mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasinya 
  • Menciptakan image sebuah produk dengan adanya promosi 

 Langkah dalam menentukan Sasaran Promosi:

  • tentukan target pasar, 
  • tentukan tujuan promosi, 
  • buat isi pesan yang menarik, 
  • pilih sarana promosi 
  • buat anggaran promosi

Langkah dalam menentukan Sasaran Promosi


Rangkuman Materi Wirausaha Produk Rekayasa Sistem Teknik Prakarya SMA Kelas 11 
Sumber: Buku Prakarya Kelas 11


0 Response to "Wirausaha Produk Rekayasa Sistem Teknik Prakarya Kelas 11"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel