Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Prakarya Kelas 9 - erapandu

Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Prakarya Kelas 9

Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Prakarya Kelas 9

Rangkuman Materi Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Prakarya Kelas 9 - Memahami tahapan metode pengolahan dan manfaat dari hasil jenis ikan, udang, cumi-cumi, rumput laut, daging, telur, dan susu. Mengetahui jenis dan manfaat olahan pangan setengah jadi.

Sumber pangan hewani yang meliputi hasil peternakan dan perikanan serta produk-produk olahan yang bahan dasarnya berasal dari hewan memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Bahan pangan hasil peternakan dan perikanan berupa beragam jenis ikan, udang, cumi, dan rumput laut, daging, telur dan susu yang masih mentah memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat membuat bahan pangan tersebut menjadi mudah dan cepat rusak. Oleh karena itu harus dilakukan pengolahan.

Pengolahan bahan pangan hewani bertujuan untuk memperlambat kerusakan yang diakibatkan reaksi biokimiawi serta menghasilkan produk olahan yang secara sensorik (aroma, rasa, dan tekstur) memiliki bentuk yang menarik dan bernilai gizi tinggi.

Proses pengolahan bahan pangan harus dilakukan dengan baik agar nilai gizinya tidak berkurang/menurun.

Keragaman jenis olahan hasil peternakan dan perikanan yang ada di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri sebagai wisata kuliner yang saat ini banyak diminati.


Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh

Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan

A. Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Menjadi Makanan Siap Saji

1. Jenis Ikan, Udang, Cumi-Cumi, Rumput Laut, Daging, Telur dan Susu

a. Ikan

Ikan yang banyak hidup berdasarkan ekologinya terbagi menjadi 3, yaitu perairan tawar, perairan payau, dan perairan laut.

Ikan Perairan Tawar:

  • Ikan Lele
  • Ikan Mas
  • Ikan Bawal

Ikan Perairan Payau

  • Ikan Bandeng
  • Ikan Kakap
Ikan Perairan Laut

  • Ikan Tuna
  • Ikan Tenggiri
  • Ikan Kembung
  • Udang
  • Cumi-cumi
  • Rumput Laut

Jenis-jenis Udang:

  • Udang Jerbung (Penaeus merguiensis)
  • Udang Flower
  • Udang Windu/Pacet/Tiger (Penaeus monodon)
  • Udang Cokong/Tokal/Galah/Fresh Water (Macrobrachium sp)
  • Udang Dogol (Metapenaeus monoceros)
  • Udang Kucing “cat prawn”
  • Udang Barong
  • Udang Rebon

Jenis-jenis Cumi-cumi:

  • Cumi-cumi Sotong
  • Cumi-cumi Karang/Cumi-cumi Kadut
  • Cumi-cumi Blakutak

b. Daging

Daging yang berasal dari unggas dan hewan berkaki empat dapat ditemukan di setiap bagian tubuhnya. 

Jenis-jenis daging yang sering digunakan sebagai olahan

  • Daging Ayam: Ayam kampung, Ayam Broiler/Leghorn
  • Daging Sapi
  • Daging Kerbau
  • Daging Kambing
  • Daging Babi

c. Telur

Telur dapat dikonsumsi manusia dan mengandung nilai gizi yang tinggi.

Jenis telur yang biasa dikonsumsi adalah telur ayam kampung, telur ayam leghorn, telur puyuh, telur itik, dan telur angsa.

Jenis telur ikan yang biasa dikonsumsi manusia adalah telur ikan belida dan telur ikan kavier.

Telur dapat diolah menjadi berbagai olahan dengan cara direbus, digoreng, dikukus, menjadi berbagai hidangan lezat bergizi seperti: telur mata sapi, telur dadar, telur balado, semur telur, pindang telur, telur asin dan lain-lain.

Jenis-jenis Telur yang digunakan untuk bahan olahan:

  • Telur Ayam Kampung
  • Telur Ayam Broiler/Leghorn
  • Telur Itik
  • Telur Puyuh

d. Susu

Susu adalah cairan berwarna putih yang disekresikan oleh kelenjar mammae pada binatang mamalia betina untuk bahan makanan dan sumber gizi untuk anaknya.

Hewan-hewan penghasil susu yang biasa dikonsumsi oleh manusia:

  • Sapi
  • kambing, 
  • domba, 
  • kerbau, 
  • unta 
  • kuda

Susu binatang (biasanya sapi) banyak diolah menjadi berbagai produk misalnya yogurt, keju, mentega, susu kental manis, susu bubuk, dan ice cream.

Produk susu dapat dibedakan menjadi beberapa tipe berdasarkan kandungan lemak yang terdapat di dalamnya:

  • susu murni (whole milk), 
  • susu kurang lemak (reduced fat milk), 
  • susu rendah lemak (low fat milk), 
  • susu bebas lemak (free fat milk) atau susu skim (skim milk).

Download Rangkuman Materi Pelajaran Tingkat SMP dan SMA 

Buka/Unduh


2. Manfaat Ikan, Udang, Cumi-Cumi, Rumput Laut, Daging, Telur dan Susu

Ikan, udang, cumi-cumi, daging, telur, dan susu adalah sumber penghasil protein hewani. 

Protein adalah zat yang penting bagi tubuh. 

Fungsi-fungsi dari protein:

  • Sebagai zat pembangun. 
  • Cadangan makanan dan sumber energi. 
  • Sintesis antibodi, hormon, dan enzim. 
  • Pengatur keseimbangan kadar asam dan basa di dalam sel. 
  • Pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan terutama pada anak-anak yang berada pada masa pertumbuhan.

a. Manfaat Ikan

  • Omega 3, untuk proses perkembang an otak pada janin dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan penglihatan bayi. 
  • Mengandung serat protein yang pendek sehingga mudah dicerna. 
  • Kaya akan asam amino seperti taurin untuk merangsang pertumbuhan sel otak balita. 
  • Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah kebutaan pada anak. 
  • Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. 
  • Vitamin B6 untuk membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf. 
  • Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan syaraf. 
  • Zat besi yang mudah diserap oleh tubuh. 
  • Yodium untuk mencegah terjadinya penya kit gondok dan hambatan pertumbuhan anak.
  • Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan sebagian antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. 
  • Seng yang membantu kerja enzim dan hormon. 
  • Fluor yang berperan dalam menguatkan dan menyehatkan gigi anak.

b. Manfaat Udang

  • Kandungan vitamin B12 dapat yang dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh yaitu 78%. 
  • Kandungan selenium 102 % sangat cukup memenuhi kebutuhan harian tubuh. 
  • Kandungan protein 52% dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh. 
  • Kandungan fosfor 50%. 
  • Kandungan yodium, dapat memenuhi 31% kebutuhan tubuh. 
  • Kandungan Vitamin B3, dapat memenuhi 19% kebutuhan 
  • Kandungan Zinc, dapat memenuhi 17% kebutuhan tubuh. harian tubuh. 
  • Kandungan Kolin, dapat memenuhi 36% kebutuhan tubuh. 
  • Kandungan Vitamin E, dapat memenuhi 17% kebutuhan tubuh. 
  • Kandungan Vitamin B6, dapat mememnuhi 16% kebutuhan tubuh. 
  • Kandungan lemak omega 3, memenuhi 14% kebutuhan lemak omega 3 kebutuhan harian tubuh. 
  • Kandungan copper, memenuhi 32% kebutuhan harian tubuh. 
  • Kandungan Asam patotenis, dapat memenuhi 12% kebutuhan asam patotenis kebutuhan tubuh. 
  • Kandungan Vitamin A, dapat memenuhi 11% kebutuhan tubuh.

c. Manfaat Cumi-Cumi

  • Kandungan tinta dalam cumi-cumi baik untuk kesehatan tubuh terutama dapat mengoptimalkan sel darah putih sehingga tubuh secara otomatis mampu mencegah kuman berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai penyakit dalam tubuh. Tinta cumi-cumi juga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tumor.
  • Kandungan tembaga dalam cumi-cumi baik untuk metabolisme zat besi dan membantu proses pembentukan sel darah merah. 
  • Kandungan Omega 3 yang merupakan salah satu asam lemak tak jenuh dapat menurunkan kolsterol. 
  • Kadungan mineral dalam cumi-cumi dapat menyehatkan system pencernaan.

d. Manfaat Rumput Laut

  • Kaya akan nutrisi penting bagi tubuh yaitu mengandung Vitamin K, Kalsium, zat besi, serat alami, dan asam lemak omega 3.
  • Kalsium yang dihasilkan rumput laut dengan kandungannya 5 kali lebih besar dibandingkan susu dapat mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. 
  • Kandungan Vitamin C merupakan anti oksidan yang mencegah gejala kanker serta dapat merawat kecantikan kulit. 
  • Rumput laut mengandung serat alami yang baik untuk mengontrol berat badan.

e. Manfaat Susu

  • Kalsium dalam susu merupakan zat yang penting untuk kesehatan tulang terutama bagi pertumbuhan tulang anak -anak, bagi orang dewasa berguna untuk menjaga kekuatan tulang dan mencegah terjadinya resiko osteoporosis. 
  • Kandungan potassium dalam susu dapat menggerakan dinding pembuluh darah pada saat tekanan darah tinggi sehingga mampu menjaganya agar tetap stabil serta mencegah penyakit jantung. 
  • Kandungan yodium, seng, dan leticinnya dapat meningkatkan efi siensi kerja otak besar. 
  • Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu berfungsi mempertahankan kulit agar tetap bersinar. 
  • Kandungan tyrosine dalam susu dapat mendorong hormone kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak.
  • Kandungan Magnesium dalam susu dapat membuat jantung dan system syaraf tahan terhadap kelelahan.
  • Kandungan Vitamin B2 dalam susu sapi dapat meningkatkan ketajaman penglihatan. 
  • Dapat menetralisir racun seperti logam, timah, dan cadmium dari bahan makanan lain yang diserap oleh tubuh.

f. Manfaat Daging

  • Kaya vitamin B dan mineral sehingga sangat diperlukan untuk kesehatan sistem syaraf dan pertumbuhan. 
  • Kandungan 9 asam amino esensial yang terdapat di dalamnya berperan untuk perkembangan dan memperbaiki seluruh sel tubuh kita yang rusak atau aus. 
  • Zat besi haeme yang terkandung di dalamnya lebih mudah dicerna dibandingkan dengan zat besi yang terdapat dalam protein nabati. Zat ini menghindarkan tubuh dari penyakit anemia. 
  • Daging kaya vitamin B dan D. Anggota keluarga vitamin B yang banyak terdapat di dalam daging adalah B2 (ribofl avin), B3(niasin), B6 (piridoksin), dan B12 (kobalamin). 
  • Terkandung juga seng (Zn) dan selenium yang merupakan sumber nutrisi penting bagi sistem imunitas tubuh. Bahkan, tubuh kita dapat menyerap seng yang berasal dari daging jauh lebih baik daripada seng yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
  • Daging juga merupakan bahan makanan yang kaya akan Omega 3. Senyawa ini penting untuk membantu fungsi jantung, hati, dan sistem saraf pusat.

g. Manfaat Telur

  • Putih telur mengandung riboflafin atau vitamin B2 yang berlimpah. Riboflafin merupakan vitamin yang larut air dan sangat diperlukan untuk fungsi sel yang normal, pertumbuhan dan produksi energi. 
  • Kuning telur mengandung 1,33 gram kolesterol per 100 gram. 
  • Mengandung vitamin A dan B. 
  • Mengandung Kalsium. 
  • Mengandung fosfor. 
  • Mengandung letisin. 
  • Mengandung zat besi.
  • Mengandung vitamin D enam kali lebih banyak dibanding telur ayam broiler. 
  • Mengandung Vitamin E lebih banyak sekitar 75% dibanding telur ayam broiler. 
  • Warna kuning pada telur bebek lebih gelap dibanding telur ayam menunjukkan kepadatan nutrisi yang lebih. 
  • Mengandung vitamin A dua kali banyak dibanding telur ayam.
  • Mengandung Protein 13% lebih tinggi dibanding telur ayam broiler yang hanya 11%. 
  • Mengandung vitamin A dan B2 dua kali lipat dari telur ayam broiler. 
  • Mengandung zat besi dan potassium sebanyak lima kali lipat disbanding telur ayam broiler.

3. Metode Pengolahan

a. Merebus (Boiling)

Merebus adalah melunakkan atau mematangkan bahan makanan dalam cairan (air, kaldu, santan atau susu) dengan temperatur 1000 C. 

Bahan makanan harus terendam dalam cairan. Fungsi cairan untuk mematangkan bahan makanan tersebut. 

b. Mengukus (Steaming)

Mengukus adalah memasak bahan makanan dengan uap panas dari rebusan air yang ada di bawahnya dan bahan makanan/masakan tidak menyentuh air yang menghasilkan uap tersebut. 

Bahan makanan diletakkan dalam suatu tempat, lalu uap air disalurkan di sekeliling bahan makanan yang dikukus. 

Biasanya mengukus menggunakan alat seperti langseng/dandang, panci, dan kukusan atau klakat. 

c. Menggoreng (Frying)

Menggoreng adalah metode memasak dengan cara memasukkan bahan makanan ke dalam minyak panas. 

Menggoreng bisa dilakukan dengan medium minyak goreng banyak (deep frying) sehingga bahan makanan yang digoreng terendam dalam minyak, dan menggoreng dengan minyak goreng sedikit (pan frying/shallow frying), contohnya mengoreng dadar telur atau telur mata sapi, menumis bumbu dan rempah. 

d. Membakar (Grilling)

Membakar adalah metode memasak bahan makanan dengan cara dibakar langsung di atas bara api, biasanya menggunakan arang yang dipanaskan hingga menjadi bara api. 

Teknik ini biasanya dilakukan di ruangan terbuka, dengan sumber panas yang datang dari bawah alat yang disebut grill. 

e. Memanggang (Baking)

Memanggang adalah metode me masak bahan makanan dengan menggunakan udara yang dipanaskan sehingga bahan yang dimasak men dapatkan panas yang stabil dari segala arah. 

Alat yang sering digunakan untuk memanggang berupa: microwave dan oven.

4. Tahapan Pengolahan

a. Pengolahan Ikan

Alat dan Bahan

Pengolahan Ikan
Pengolahan Ikan

Proses Pembuatan

Proses Pembuatan
Proses Pembuatan

Penyajian

Penyajian sop ikan kakap menggunakan mangkuk, akan lebih enak disajikan saat masih ppanas. Penambahan jeruk nipis sesuai selera membuat sop lebih segar disantap dengan menggunakan nasi atau tanpa nasi.

b. Pengolahan Udang

Membuat Udang Saus Tiram Lada Hitam

Alat dan Bahan

Membuat Udang Saus Tiram Lada Hitam

Proses Pembuatan

Membuat Udang Saus Tiram Lada Hitam
Membuat Udang Saus Tiram Lada Hitam

Penyajian 

Penyajian udang saus tiram menggunakan piring datar, akan lebih enak disajikan pada saat masih panas. Disantap dengan menggunakan nasi, ketupat atau lontong ataupun tanpa nasi.


RANGKUMAN 

  1. Ikan adalah jenis hewan golongan pisces yang memiliki kandungan protein.
  2. Ayam adalah jenis hewan yang masuk kelompok aves dan memiliki kandungan protein. 
  3. Sapi adalah jenis hewan yang masuk kelompok mamalia dan memiliki kandungan protein.
  4. Jenis ikan berdasarkan habitatnya antara lain ikan perairan tawar, ikan perairan payau, dan ikan perairan laut. 
  5. Jenis daging dibedakan berdasarkan hewan yang menjadi sumber daging. 
  6. Jenis daging hanya yang berasal dari jenis hewan besar (mamalia dan reptil saja) dan warnanya merah sebelum dimasak. 
  7. Teknik pengolahan pangan, yaitu merebus, mengukus, menggoreng, memanggang, menggiling, mengeringkan. 
  8. Tahap pengolahan pangan, yaitu perencanaan (identifi kasi kebutuhan, ide gagasan), pelaksanaan/pembuatan (persiapan bahan, alat, dan proses pembuatan), penyajian/pengemasan, dan evaluasi.


Rangkuman Materi Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Prakarya Kelas 9
Sumber: Buku Prakarya Kelas 9

0 Response to "Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan Prakarya Kelas 9"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel