Skenario Pembelajaran Menggunakan Novel Lampau Karya Sandi Firly dan Metode Paikem - erapandu

Skenario Pembelajaran Menggunakan Novel Lampau Karya Sandi Firly dan Metode Paikem

Skenario Pembelajaran Menggunakan Novel Lampau dan Metode Paikem

Skenario Pembelajaran Novel Lampau Karya Sandi Firly menggunakan metode Paikem - Karya Ilmiah : Anang Famuji, UMP, 2016.
Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Buku Pelajara SD, SMP/MTs, dan SMA/SMK Buka
Kumpulan Soal SMP dan SMA  Buka


Proses belajar mengajar merupakan suatu interaksi yang dilakukan antara pendidik dan peserta didik dalam suatu pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.pembelajaran sastra sangat perlu diajarkan di sekolah, karena dapat membantu meningkatkan keterampilan berbahasa, meningkatkan pengetahuan, dan dapat mengembangkan cipta dan rasa serta menunjang pembentukan kepribadian siswa dalam mengapresiasi karya sastra dan mempertajam perasaan, penalaran, dan daya khayal (imajinasi), serta kepekaa terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dalam pembelajaran sastra seorang guru tidak hanya mengajarkan teori saja. Seorang guru harus mengenalkan karya sastra dan menerapkan teori-teori tersebut untuk mengapresiasi karya sastra. Dalam pembelajaran sastra juga harus dipilih metode yang tepat agar siswa aktif. Pembelajaran novel Lampau karya Sandi Firly berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah sebagai berikut.

A. Standar Kompetensi

Standar Kompetensi dalam silabus SMA tentang pembelajaran sastra, khususnya kompetensi dasar novel, yaitu standar kompetensi 7. memahami wacana sastra melalui membaca novel Indonesia maupun novel terjemahan. Dalam pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami isi yang terkandung dalam novel Lampau karya Sandi Firly.

B. Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar merupakan perincian dari standar kompetensi. Dalam sebuah standar kompetensi terdapat beberapa kompetensi dasar. Kompetensi dasar dalam penelitian ini adalah kompetensi dasar 7.2 memahami unsur-unsur instrinsik novel. Dalam kegiatan diskusi, diharapkan siswa mampu dalam menganalisis unsur instrinsik yang terdapat dalam novel Lampau karya Sandi Firly.

C. Indikator

Indikator hasil belajar dalam mengajar pendidikan karakter di kelas XI SMA, yaitu:
  1. Menganalisis unsur-unsur instrinsik novel Lampau karya Sandi Firly;
  2. menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Lampau karya Sandi Firly;

D. Tujuan Pembelajaran

Berdasarkan kompetensi dasar menemukan nilai-nilai novel diperoleh tujuan pembelajaran, adalah siswa dapat :
  1. Siswa dapat menganalisis unsur intrinsik novel Lampau karya Sandi Firly.
  2. Siswa dapat menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter novel Lampau karya Sandi firly.

E. Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran yang akan diajarkan dalam pembelajaran sastra, yaitu naskah novel Lampau karya Sandi Firly, yang membahas tentang unsur-unsur instrinsik, dan nilai pendidikan karakter yang meliputi nilai religius, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai gemar membaca, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai peduli, dan nilai tanggung jawab.

F. Metode Pembelajaran

Di dalam proses belajar mengajar apresiasi sastra guru dapat menggunakan metode yang beragam. Metode pembelajaran yang dipakai adalah metode PAIKEM yaitu pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efekif, dan menyenangkan.

Pada pembelajaran PAIKEM tugas guru dalam melaksanakan pembelajaran adalah sebagai berikut:
  1. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan caramembangkitkan semangat, termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajaruntuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan dan cocok bagi siswa.
  2. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan pojok baca.
  3. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok.
  4. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkan siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya.

Sementara itu penerapan PAIKEM pada siswa dalam pembelajaran sastra adalah sebagai berikut:

  1. Siswa mempelajari, mengalami, melakukan sendiri untuk memperoleh pengetahuan melalui bacaan sastra;
  2. Siswa mempelajari karya sastra dengan kesadaran dan keterlibatan ( penuh penghayatan);
  3. Mengembangkan rasa ingin tahu, kejujuran, kesungguhan, kreatifitas, dan kedisiplinan berolah sastra;
  4. Siswa menemukan dan menginternalisasikan nilai yang bermanfaat bagi pembentukan jiwa dan kepribadiannya;
  5. Siswa mengkomunikasikan dan mendiskusikan apresiasi sastra kepada orang lainsehingga terjadi tegur sapa antar peserta didik;
  6. Siswa mampu berkreasi atas dasar pemahamannya terhadap cipta sastra, seperti mau mengirimkan sendiri karyanya ke media massa, mau merancang tindak lanjut bersama pengajar, menciptakan even-even sastra, mengorganisasikan diskusi-diskusi kecil, dll. 

G. Langkah-langkah Pembelajaran

Langkah-langkah pembelajaran pada pembelajaran sastra novel Lampau terbagi dalam tiga tahap yaitu:

1. Tahap awal (10 Menit)

Dalam kegiatan awal peserta didik diharapkan dapat memotivasi dan memfokuskan perhatian untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Pada tahap ini guru menunjukkan novelLampaukarya Sandi Firly, sekaligus memberikan sinopsis cerita agar siswa tertarik dan bersemangat mengikuti pembelajaran.

2.  Tahap inti (65 Menit)

Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan sehingga dapat memotivasi peserta didik untuk aktif, dan memberikan ruang kreativitas dan kemandirian sesuai bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologi peserta didik. Kegiatan inti dilakukan melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

3. Eksplorasi

Pada tahap ini sebelum guru menjelaskan tentang materi yang akan dibahas, siswa terlebih dahulu membaca novel Lampaukarya Sandi Firly.

4. Elaborasi

Pada tahap ini siswa bekerja secara berkelompok untuk menemukan unsur instrinsik, dan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Lampau karya Sandi Firly. Guru membimbing siswa untuk berusaha menemukan jawaban-jawaban yang tepat.

5. Konfirmasi

Pada tahap ini guru memberikan tanggapan atas presentasi yang dilakukan oleh siswa.
  • Guru menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui
  • Guru menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui.

6. Penutup (15 Menit)

Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.

Pada tahap ini guru menyimpulkan hasil diskusi yang telah dilakukan mengenai nilai pendidikan karakter dalam novel Lampau karya Sandi Firly.

H. Sumber Belajar

Sumber belajar dan media yang digunakan dalam pembelajaran novel Lampaukarya Sandi Firly:
  1. novel Lampau karya Sandi Firly;
  2. buku Teori Pengkajian Fiksi karya Burhan Nurgiyantoro;
  3. buku wajib pegangan siswa Belajar Efektif Bahasa Indonesia karya E. Kusnadi dkk.

I. Media

Media yang dapat digunakan dalam pembelajaran novel Lampau karya Sandi Firly adalah sebagai berikut:
  1. LCD
  2. Laptop
  3. Program power point

J. Penilaian

Penilaian bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan guru dan siswa dalam melaksankan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan tersebut akan diketahui berhasil tidaknya melalui hasil evaluasi yang diperoleh.

Penilaian proses dan hasil belajar mengajar. Kegiatan tersebut akan diketahui berhasil tidaknya melalui hasil evaluasi yang diperoleh dan mengamati sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Semua ini dapat diketahui melalui kegiatan pembelajaran baik lisan maupun tulisan. Teknik penilaian dalam pembelajaran ini adalah penilaian yang menyenangkan. Keseimbangan antara penilaian pembelajaran fakta-fakta, termasuk keseimbangan terhadap pendapat orang lain dengan kemampuan menghasilkan ide-ide sendiri.Test yang terintegrasi, melibatkan kemampuan membaca dan menulis, atau membaca dan berbicara atau mungkin ketiga-tiganya. Pemberian nilai harus bersifat positif yang menekankan apa yang siswa dapat lakukan bukan mencoba memaksakannya. Meskipun sesuatu yang penting itu belum dipelajari tetapi pemberian nilainya haruslah jelas.

Penilaian dalam pembelajaran ini terdapat tiga tes yaitu, tes isian singkat, tes uraian, dan tes lisan yakni menjawabnya dilakukan secara lisan. Penilaian proses dari hasil belajar di kelas XI SMA dapat berlangsung melalui kegiatan, baik lisan maupun tulisan. Penilaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan proses belajar mengajar. Penilaian dimaksudkan unstuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam memahami dan mendalami materi yang telah dijelaskan oleh guru. Penilaian yang digunakan dalam pembelajaran novel Lampau karya Sandi Firly secara tertulisdan lisan dengan menggunakan tes isian singkat, uraian, dan lisan.


Skenario Pembelajaran Menggunakan Novel Lampau Karya Sandi Firly dan Metode Paikem


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel