RPP dan Skenario Pembelajaran Sastra Kelas 10 Menggunakan Lirik Lagu - erapandu

RPP dan Skenario Pembelajaran Sastra Kelas 10 Menggunakan Lirik Lagu

RPP dan Skenario Pembelajaran Sastra Kelas 10 Menggunakan Lirik Lagu

RPP dan Skenario Pembelajaran Sastra Kelas X - disusun oleh : Arfian Arrosid Nur, 2017.
Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Buku Pelajara SD, SMP/MTs, dan SMA/SMK Buka
Kumpulan Soal SMP dan SMA  Buka

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : X/ Gasal
Materi Pokok : Puisi (Lagu)
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Tujuan

Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan, peserta didik dapat:
  1. menjelaskan tema dan amanat dalam album lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals;
  2. mengungkapkan kritik sosial dalam album lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals;
  3. menjelaskan kembali hasil yang telah diketahui mengenai kritik sosial dengan bahasa yang baik.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

KD 3.16  Mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca


1.   Siswa mampu mengungkapkan tema, amanat, dan makna dalam album Manusia Setengah Dewa (Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku).

C. Materi Pembelajaran

Antologi Puisi (album)

Kosep:
  1. Unsur intrinsik lagu
  2. Makna kritik sosial dalam lagu
Prinsip:
  1. Unsur intrinsik lagu difokuskan pada tema dan amanat
  2. Menemukan dan menjelaskan kritik sosial dalam lagu
Prosedur:
  1. Langkah menganalisis lagu
  2. Langkah menyusun hasil analisis

D. Metode Pembelajaran

  1. Diskusi (kooperatif)
  2. Tanya jawab

E. Kegiatan Pembelajaran


Tahapan Pembelajaran
Deskripsi
Waktu
Pendahuluan

·   Peserta didik merespon salam tanda syukur pada anugerah Tu­han dan saling mendoakan.
·   Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang kondisi siswa dan kelas.
·   Peserta didik disiapkan untuk mengikuti pelajaran tentang puisi
·   Peserta didik merespon pertanyaan yang disampaikan guru tentang materipembelajaran sebelumnya.
·   Peserta didik menerima informasi tentang keter­kaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
·   Guru menyampaikan KD dan tujuan pembelajaran kepada peserta didik.
·   Guru memotivasi peserta didik untuk mencapai ketuntasan belajar, baik dalam aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan.
·    Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal yang akan dipela­jari khususnya tentang tema, amanat, dan kritik sosial dalam puisi.

10 menit
Inti
Stimulation (stimulasi/pemberian rangsang)
·   Peserta didik membentuk kelompok diskusi dengan anggota maksimal 6 orang.
·    Peserta didik membaca teks lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals
10 menit
Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah)
·    Peserta didik mencermati karakteristik teks lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku.
·    Peserta didik mencermati struktur teks laguyang telah dibaca.
·    Peserta didik mencermati isi teks lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku.
·     Peserta didik mencermati isi pokok teks Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku, yaitu tentang kritik sosial.
10 menit

Data collection (pengumpulan data)
·   Peserta didik mendiskusikan isi teks lagu
·   Peserta didik mendiskusikan struktur teks lagu dari teks lagu  yang dibaca dengan teman satu kelompok.
·   Peserta didik mendiskusikan kritik sosial yang terdapat dalam teks lagu dengan teman satu kelompok.

20 menit
Data processing /pengolahan data
·   Peserta didik menyimpulkan tema dan amanat teks laguyang telah dibaca.
·   Peserta didik menyimpulkan kritik sosial dalam teks lagu yang telah dibaca.
10 menit
Verification (pembuktian)
·   Peserta didik menentukan topik yang telah ditentukan guru secara berkelompok.
·   Peserta didik berdiskusi dengan teman satu kelompok untuk mengembangan topik tersebut menjadi puisi yang baik
·   Peserta didik saling mengoreksi puisi antara kelompok yang satu dengan yang lainnya.
20 menit
Penutup

·   Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang puisi
·   Peserta didik menerima penjelasan tugas mencari contoh puisi untuk berlatih menganalisis struktur dan isi puisi.
·   Peserta didik menjawab salam dan mensyukuri anungrah Tuhan
10  menit


F. Penilaian Hasil Belajar


Tes tertulis bentuk uraian

No
Aspek yang dinilai
Skor
1.
Sebutkan tema dan amanat album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals!

2.
Sebut dan jelaskan kritik sosial terhadap pendidikan dalamlagu ­Dan Orde Paling Baru karya Iwan Fals! (minimal 2)

3.
Sebutkan dan jelaskan kritik terhadap kemiskinan dalam lagu Dan Orde Paling Baru karya Iwan Fals! (minimal 2)

4.
Sebutkan dan jelaskan kritik terhadap korupsi dalam lagu Negeriku karya Iwan Fals! (minimal 2)

5.
Buatlah puisi dengan pilihan sebagai berikut:
a.     Pedesaan yang diabaikan
b.     Kota sebagai harapan
c.      Rendahnya moral remaja



Keterangan kriteria skor :

Skor tiap nomor = 

1 - 5 : Kurang 11 - 15 : Baik
5 - 10 : Cukup 16 – 20 : Sangat Baik

Jumlah total = 100
KKM = 75

Contoh Kunci Jawaban 
1.    Tema dan Amanat
a.   Tema  : kerinduan rakyat akan sosok pemimpin yang adil, bersih dari korupsi, dan mampu menyejahterakan rakyat.
b.   Amanat: seorang pemimpin harus mampu menegakkan hukum, memberikan keadilan, rasa aman, dan mampu menyejahterakan rakyat.

2.    Kritik sosial terhadap pendidikan
Baris 11 Yang jelas rakyat butuh pendidikan
Baris 12 Tapi pendidikan yang didapat adalah rongsokan
Penjelasan:
Dijelaskan bahwa masyarakat termasuk rakyat kecil pun membutuhkan pendidikan untuk merubah nasibnya di masa depan. Pendidikan yang mereka inginkan untuk anak-anaknya agar kelak anak-anak mereka dapat jauh lebih baik dibandingkan dengan orang tuanya. Akan tetapi, kualitas pendidikan di Indonesia belum dapat dikatakan merata dan disamaratakan. Akan tetapi, bagi mereka yang dari kaum jelata hanya mampu bersekolah di sekolah yang dapat dikatakan kurang layak, baik dari segi sarana maupun prasarana. Terlebih lagi bagi mereka yang berada di wilayah pedalam, untuk menuju ke sekolah mereka harus menempuh jarak yang jauh dan sekolah mereka pun hanya seadanya.

3.    Kritik terhadap kemiskinan
Baris 7 Kelaparan kemiskinan dan pengangguran masih terjadi
Baris 16 Loakan dan kontrakkanlah jadi jawaban
Penjelasan:
Kelaparan, kemiskinan, dan pengangguran masih banyak di negeri ini. Rakyat kelaparan karena mereka miskin, dan mereka miskin karena mereka menjadi pengangguran. Hal ini lah yang menyebabkan tingkat kemiskinan di Indonesia seolah tak pernah surut. Masyarakat yang tidak mampu mengenyam pendidikan karena keterbatasan dana seolah tidak memiliki hak untuk bekerja seperti mereka yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Rakyat kecil yang tanpa pendidikan hanya mampu menjadi kuli sehingga mereka tidak bisa meningkatkan derajatnya di antara masyarakat yang lainnya.

4.    Kritik terhadap korupsi
Baris 9 Negeriku negeri para penipu
Baris 14-15 Busuk busuk busuk busuk bangkai tikus
                            Yang mati karena dihakimi rakyat
Penjelasan:
Dalam teks tersebut juga dijelaskan bahwa negeri ini merupakan negeri bagi para penipu. Hal ini dikarenakan banyaknya pelaku korupsi dan tingginya tingkat korupsi di negeri ini. Para penegak hukum seolah tidak melakukan apapun untuk memberantas perkembangbiakan korupsi di negeri ini. Para koruptor seolah bebas menguras uang rakyat tanpa takut untuk dimiskinkan oleh negara. Pemerintah harus mampu memilih para penegak hukum yang benar-benar bersih dan bertanggungjawab dalam menyelesaikan masalah korupsi. Dengan demikian, rakyat lebih memilih menghakimi para koruptor secara langsung daripada menyerahkannya kepada pihak berwajib. Para koruptor yang memakan uang rakyat tanpa rasa malu disamakan dengan tikus yang sangat rakus memakan makanan apapun yang ia temui. Para koruptor yang tanpa malu dan tanpa henti memakan uang rakyat seharusnya dihukum mati, bukan dimanjakan dalam kamar pribadi.

5.    Disesuaikan dengan jawaban siswa

LEMBAR PENILAIAN ANTARTEMAN

Mata pelajaran   : Bahasa Indonesia
Kelas/Program   : X MIA/ IIS
Materi                 : Puisi (Lagu)

No
Nama Siswa
Sikap Pribadi
Sikap Ilmiah
Jml Skor
Nilai
Jujur
Displ
Tgjwb
Kritis
Objek
Tolr
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)































Keterangan pengisian skor
5: Sangat Baik        2 : Cukup
3 : Baik                   1 : Kurang


PENILAIAN DIRI PESERTA DIDIK

Nama Sekolah      : SMA Negeri 8 Purworejo
Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia
Nama                    : ………………………………….
Kelas                      : ………………………………….

No
Pernyataan
Ya
Tidak
1
Saya sudah mampu menentukan tema dan amanat teks lagu


2
Saya sudah mampu menentukan kritik sosial dalam lagu


3
Saya sudah mampu menjelaskan maksud kritik sosial dalam teks lagu


4
saya sudah mampu memberikan contoh tentang kritik sosial



Keterangan skor
Ya          : 25 poin
Tidak     : 0 poin

Skenario Pembelajaran Sastra di Kelas X SMA

Skenario pembelajaran sastra di kelas X SMA dijelaskan sebagai berikut.
1)  Kompetensi Inti
Kompetensi inti yang digunakan dalam pembelajaran sastra di kelas X SMA adalah memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan  pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. Kompetensi inti tersebut merupakan KI nomor 2 sesuai dengan kurikulum 2013.

2)  Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar pembelajaran sesuai dengan silabus pada kurikulum 2013 kelas X SMA yaitu 3.16 mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca. Akan tetapi dalam pembelajaran media yang digunakan yaitu teks lagu yang diambil dari kumpulan lagu (album). Media teks lagu disamakan dengan puisi karena dalam teks lagu terdapat unsur-unsur yang sama dengan puisi, missal rima, sajak, citraan, amanat, tema, dan unsur lainnya.

Dalam pembelajaran difokuskan pada kritik sosial dalam album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals. Dalam pembelajaran ini diharapkan siswa dapat menemukan dan mengartikan serta memahami tema dan amanat yang berupa kritik sosial yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui lagu-lagunya. Selain itu, diharapkan siswa dapat memahami maksud dari pengarang sehingga siswa dapat menjadi sosok yang peduli terhadap lingkungan, bangsa, dan negara.

3)  Indikator
Indikator dalam pembelajaran sastra pada Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals dipaparkan sebagai berikut.
a.   Mampu mengungkapkan tema dan amanat dari teks lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku.
b.   Mampu mengungkapkan kritik sosial dalam lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku.
c.   Mampu menjelaskan kembali isi dari lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku dengan bahasa yang baik.

4)  Tujuan Pembelajaran
Tujuan dalam pembelajaran sastra adalah sebagai berikut.
a)   Peserta didik mampu menjelaskan tema dan amanat dalam album lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals.
b)  Peserta didik mampu mengungkapkan kritik sosial dalam album lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals.
c)   Peserta didik mampu menjelaskan kembali isi dari lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku telah diketahui mengenai kritik sosial dengan bahasa yang baik.

5)  Materi Pembelajaran
Materi dalam pembelajaran sastra sebagai berikut.
a)   Materi pokok
Puisi/ lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals.
b)  Sub materi
(1)  Menganalisis tema dan amanat lagu.
(2)  Menganalisis kritik sosial dalam album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals (Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku).
Sumber belajar atau media dalam pembelajaran sastra khususnya album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals, yakni buku-buku referensi berupa:
a)   buku paket Bahasa Indonesia kelas X semester 2 karangan Istiqomah yang diterbitkan oleh Kemendikbud, tahun 2014;
b)  buku pelengkap, artinya buku yang menunjang (buku acuan) bahan ajar atau materi pelajaran selain buku wajib atau buku utama.

6)  Metode Pembelajaran
Metode yang digunakan dalam pembelajaran sastra khususnya dalam album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals adalah metode diskusi (kooperatif) dan tanya jawab. Dengan metode diskusi dan tanya jawab, guru dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertukar pikiran dalam memecahkan suatu masalah serta dapat menuntun siswa untuk menjadi lebih aktif. Dengan menggunakan metode diskusi, diharapkan dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam bekerja sama dengan teman dalam memecahkan suatu masalah. Selain itu, dengan menggunakan metode tanya jawab diharapkan dapat melatih mental dan kemampuan berbahasa siswa dalam menyampaikan pendapat dan menjawab pertanyaan.

7)  Media pembelajaran
Sebelum pembelajaran dimulai, seorang pendidik harus menyiapkan media pembelajaran. Media pembelajaran yaitu laptop, pengeras suara, teks lagu Dan Orde Paling Baru, Para Tentara, dan Negeriku karya Iwan Fals, buku ajar Bahasa Indonesia kelas X semester 2 karangan Istiqomah yang diterbitkan oleh Kemendikbud.
Penggunaan laptop dan pengeras suara dimaksudkan untuk mempermudah siswa dalam memahami lagu, khususnya bagi speserta didik yang hanya dapat memahami pembelajaran dengan menyimak atau mendengarkan. Kemudian, teks lagu digunakan untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menerima pembelajaran dengan menyimak atau mendengarkan. Selain itu, dengan adanya teks lagu peserta didik dapat membaca berulang-ulang untuk menemukan dan memahami kritik sosial yang ingin disampaikan oleh pengarang.
Buku ajar digunakan sebagai referensi untuk menambah pengetahuan siswa tentang puisi dan unsur-unsur pembangun puisi. Selain itu, dengan adanya buku ajar peserta didik dapat lebih mudah dalam menentukan tema, amanat, dan kritik sosial dalam puisi atau teks lagu.

8)  Langkah-langkah Pembelajaran Kritik Sosial Album Manusia Setengah Dewa Karya Iwan Fals

Dalam pembelajaran sastra dilakukan dengan pedahuluan, kegiatan inti, dan penutup.
a)   Pendahuluan
Dalam pembelajaran sastra, peserta didik merespon salam dari guru. Kemudian bersama-sama berdoa sebelum memulai pembelajaran. Selanjutnya, guru memberikan pertanyaan berkaitan dengan materi pada pertemuan sebelumnya, dan diharapkan peserta didik merespon pertanyaan tersebut. Pada tahap selanjutnya, guru menjelaskan tentang KD, dan materi yang akan dipelajari. Sebelum memulai pembelajaran, guru memberikan motivasi kepada peserta didik.

b)  Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, pembelajaran sastra dibagi menjadi lima tahap, sebagai berikut.
(1)    Stimulation (stimulasi/pemberian rangsang)
Pada tahap ini peserta didik diminta untuk membentuk kelompok diskusi, tiap kelompok maksimal 6 siswa. Kemudian, siwa diminta membaca teks lagu yang telah dibagikan oleh guru.
(2)    Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah)
Pada tahap ini peserta didik mulai mencermati struktur dan isi dari teks lagu yang telah dibaca. Dengan mencermati teks lagu tersebut, diharapkan peserta didik dapat mengidentifikasi dan menemukan tema, amanat, dan kritik sosial yang terdapat dalam teks lagu tersebut.
(3)    Data collection (pengumpulan data)
Pada tahap ini peserta didik mendiskusikan hasil temuannya berupa tema, amanat, dan kritik sosial dalam teks lagu tersebut dengan teman sekelompok. Hal ini dilakukan untuk menyamakan pendapat antar anggota sehingga dapat diperoleh data yang sama dalam tiap kelompok.
(4)    Data processing (pengolahan data)
Pada tahap ini, data yang diperoleh oleh peserta didik kemudian diolah dan dijadikan satu. Kemudian, peserta didik menyimpulkan hasil diskusinya dan siap dipresentasikan.
(5)    Verification (pembuktian)
Pada tahap ini, peserta didik menentukan topik yang telah disediakan oleh guru. Kemudian, peserta didik diminta berdiskusi dengan teman sekelompok untuk membuat puisi berdasarkan topik yang telah ditentukan. Selanjutnya hasil pekerjaan masing-masing kelompok ditukarkan untuk dikoreksi oleh kelompok lain.

c)   Penutup
Dalam pembelajaran sastra, sebelum pembelajaran berakhir guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan tersebut. Kemudian, guru menjelaskan tentang tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik di rumah. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan berdoa.

9)  Alokasi Waktu
Alokasi waktu pada pembelajaran sastra dalam album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals sesuai dengan RPP yaitu 2 x 45 menit (1 pertemuan). Dalam proses pembelajaran sastra, peserta didik cenderung lebih tertarik dan mudah dalam menerima materi. Dengan demikian, pembelajaran puisi dalam hal ini lagu mampu diselesaikan dalam satu pertemuan. Selain itu, siswa diberikan waktu 40 menit dalam proses mengidenfitikasi hingga menyelesaikan masalah. Dalam menidentifikasi dan penyelesaian masalah, peserta didik bekerja sama dalam sebuah kelompok diskusi. Dengan berkelompok, peserta didik akan lebih mudah dalam memecahkan masalah. Kemudian, peserta didik diminta membuat sebuah puisi dalam kelompoknya dengan memilih topik yang telah ditentukan. Dengan bekerja sama sebagai kelompok, peserta didik dapat lebih menghemat waktunya dalam menyelesaikan suatu masalah.

10)   Evaluasi
Penilaian terhadap peserta didik dilakukan dengan teknik tes tulis berupa tes uraian. Tes uraian dipilih karena dengan menguraikan jawaban, peserta didik dapat membuka pengetahuannya dan mengembangkan pemahamannya tentang materi yang telah diterima. Penilaian dengan tes tulis harus bersifat objektif. Tujuan dari penilaian ini untuk mengetahui sejauh mana peserta didik dapat menerima dan memahami materi yang telah diberikan. Selain itu, terdapat penilaian diri dan penilaian antarteman yang harus dilakukan oleh peserta didik  secara objektif, untuk mengetahui sejauh mana sikap, keaktifan, dan pemikiran peserta didik dalam memecahkan masalah.
Penilaian diri peserta didik dimaksudkan agar peserta didik dapat mengetahui sejauh mana tingkat kemampuannya dalam menerima materi dan menyelesaikan suatu masalah. Kemudian, penilaian antarteman dimaksudkan agar peserta didik dapat mengetahui bagaimana kemampuan teman-temannya dalam menyelesaikan masalah sehingga antarteman dapat saling membantu dan mengarahkan dalam menyelesaikan masalah.
Beberapa contoh soal evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals sebagai berikut.
1.     Evaluasi aspek kognitif berupa tes tertulis, contoh soal:
1)    Jelaskantema dan amanat dalam album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals!
2)    Jelaskan dengan singkat pandangan dunia pengarang dalam album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals!
2.     Evaluasi aspek afektif berupa nilai sikap yang dicapai peserta didik selama proses pembelajaran. Contoh evaluasi pencapaian sikap disajikan pada tabel 3 di bawah ini.

Tabel 1
Contoh Tabel Evaluasi Pencapaian Sikap


No.
Nama Siswa
Pencapaian karakter
Jumlah
1
2
3
4
5
1.







2.







3.









Catatan:
a)     Tanggung jawab
b)    Disiplin
c)     Proaktif
d)    Jujur
e)     Santun


3.     Evaluasi aspek psikomotor berupa unjuk kerja dalam bentuk keterampilan lisan untuk menceritakan kembali isi dari album Manusia Setengah Dewa karya Iwan Fals. Contoh tabel evaluasi aspek psikomotor disajikan pada tabel 4 di bawah ini.


Tabel 2
Contoh Tabel Evaluasi Aspek Psikomotor
No
Nama Siswa
Aspek yang dinilai
Jumlah
1
2
3
1.





2.





3.





dst.






Catatan:
a)     Isi sesuai dengan album
b)    Penjelasan tema sesuai dengan tiap lagu
c)     Pemilihan kata/diksi tepat


Tabel 3
Pedoman Penskoran


 Jenis Penilaian
Petunjuk Penskoran
Skor
Kognitif
Sangat bagus/tepat
4

Bagus/ tepat
3

Sedang
2
Kurang bagus/tidak tepat
1
Afektif
Sangat bagus/tepat
4

Bagus/ tepat
3

Sedang
2
Kurang bagus/tidak tepat
1
Psikomotor
Sangat bagus/tepat
4

Bagus/ tepat
3

Sedang
2
Kurang bagus/tidak tepat
1


RPP dan Skenario Pembelajaran Sastra


RPP dan Skenario Pembelajaran Sastra Kelas 10 Menggunakan Lirik Lagu

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel