Rangkuman Materi Menghormati Orang Tua dan Guru - erapandu

Rangkuman Materi Menghormati Orang Tua dan Guru

Rangkuman Materi Menghormati Orang Tua dan Guru PAI Kelas 11

Materi Menghormati dan Menyayangi Orang Tua dan Guru PAI Kelas 11 - Bab ini mempelajari pentingnya hormat dan patuh terhadap orang tua dan guru.

Islam telah mengatur segala hal dalam kehidupan pemeluknya, termasuk menjunjung hak-hak kedua orang tua kita dan mengajarkan untuk berbuat baik kepada keduanya dan guru.


Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh

A. Pentingnya Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua

Berbakti orang tua dalam islam disebuh dengan birrul walidain.

Birrul walidain yaitu berbuat baik terhadap kedua orang tua, bersikap baik kepada orang tua,melakukan berbagai hal yang dapat membuat kedua orang tua bergembira, serta berbuat baik kepada teman-teman kedua orang tua.

Imam Adz-Dzahabi menjelaskan, berbakti kepada orang tua dapat direalisasikan dengan memenuhi 3 bentuk kewajiban

  1. Menaati segala perintah orang tua, kecuali dalam maksiat. 
  2. Menjaga amanah harta yang dititipkan orang tua, atau diberikan oleh orang tua. 
  3. Membantu atau menolong orang tua bila mereka membutuhkan.

Menghormati orang tua sangat ditekankan dalam Islam.

Selain menyeru untuk beribadah kepada Allah Swt. semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun, al-Qur’an juga menegaskan kepada umat Islam untuk menghormati kedua orang tuanya.

Taat dan berbakti kepada kedua orang tua adalah sikap dan perbuatan yang terpuji.

Firman Allah Q.S. al-Isra/17: 23-24

Pentingnya Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua
Artinya: 
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (Q.S. al-Isra/17: 23-24)

1. Cara Berbakti Kepada Orang Tua

  • Berbakti dengan melaksanakan nasihat dan perintah yang baik dari keduanya. 
  • Merawat dengan penuh keikhlasan dan kesabaran apalagi jika keduanya sudah tua dan pikun.
  • Merendahkan diri, kasih sayang, berkata halus dan sopan, serta mendoakan keduanya. 
  • Rela berkorban untuk orang tuanya.
  • Meminta kerelaan orang tua ketika akan berbuat sesuatu.
  • Berbuat baik kepada orang tua, walaupun ia berbuat aniaya. Maksudnya anak tidak boleh menyinggung perasaan orang tuanya walaupun ia telah menyakiti anaknya.

2. Cara Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meninggal

  • Merawat jenazah dengan cara memandikan, mengafankan, menyalatkan, dan menguburkannya. 
  • Melaksanakan wasiat dan menyelesaikan hak Adam yang ditinggalkannya (utang atau perjanjian dengan orang lain yang masih hidup).
  • Menyambung tali silaturahmi kepada kerabat dan teman-teman dekatnya atau memuliakan teman-teman kedua orang tua. 
  • Melanjutkan cita-cita luhur yang dirintisnya atau menepati janji kedua orang tua. 
  • Mendoakan orang tua yang telah tiada dan memintakan ampun kepada Allah Swt. dari segala dosa orang tua kita.

3. Hikmah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

  • Berbakti kepada kedua orang tua merupakan amal yang paling utama.
  • Apabila orang tua kita rida atas apa yang kita perbuat, Allah Swt. pun riaa.
  • Berbakti kepada kedua orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami, yaitu dengan cara bertawasul dengan amal saleh tersebut.
  • Berbakti kepada kedua orang tua akan diluaskan rezeki dan dipanjangkan umur.
  • Berbakti kepada kedua orang tua dapat menjadikan kita dimasukkan ke jannah (surga) oleh Allah Swt.
Download Rangkuman Materi Pelajaran Tingkat SMP dan SMA 

Buka/Unduh

B. Pentingnya Hormat dan Patuh Kepada Guru

Guru adalah orang yang mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan dan mendidik hingga menjadi orang yang mengerti dan dewasa. 

Setinggi pangkat atau kedudukan seseorang, tetaplah ia seorang pelajar yang berhutang budi kepada guru yang pernah mendidiknya dahulu.

Guru adalah pewaris para nabi. Karena melalui guru, wahyu atau ilmu para nabi diteruskan kepada umat manusia. 

Imam Al-Gazali mengkhususkan guru dengan sifat-sifat kesucian, kehormatan, dan penempatan guru langsung sesudah kedudukan para nabi.

Guru adalah bapak rohani bagi seorang murid, ialah yang memberikan santapan jiwa dengan ilmu, pendidikan akhlak, dan membimbingnya.

1. Cara Memperlihatkan Penghormatan Terhadap Guru

  • Rendah hati terhadap gurunya, meskipun ilmu sudah lebih banyak ketimbang gurunya.
  • Menaati setiap arahan serta bimbingan guru. 
  • Senantiasa berkhidmat untuk guru-guru mereka dengan mengharapkan balasan pahala serta kemuliaan di sisi Allah Swt. 
  • Memandang guru dengan perasaan penuh hormat dan ta’zim (memuliakan) serta memercayai kesempurnaan ilmunya.

2. Cara Berbakti Kepada Guru

  • Menghormati dan memuliakannya, serta mengikuti nasihatnya.
  • Mengamalkan ilmunya dan membaginya kepada orang lain.
  • Tidak melawan, menipu, dan membuka rahasia guru.
  • Memuliakan keluarga dan sahabat karib guru.
  • Mengikuti sifat guru yang baik akhlak, tinggi ilmu dan keahlian, berwibawa, santun dan penyayang.
  • Mengagungkan guru dan meyakini kesempurnaan ilmunya. Orang yang berhasil hingga menjadi ilmuwan besar, sama sekali tidak boleh berhenti menghormati guru.
  • Menghormati dan selalu mengenangnya, meskipun sudah wafat. 
  • Bersikap sabar terhadap perlakuan kasar atau akhlak buruk guru. Hendaknya berusaha untuk memaafkan perlakuan kasar, turut mendoakan keselamatan guru. 
  • Menunjukkan rasa berterima kasih terhadap ajaran guru. Melalui itulah ia mengetahui apa yang harus dilakukan dan dihindari. 
  • Sopan ketika berhadapan dengan guru, misalnya; duduk dengan tawadu’, tenang, diam, posisi duduk sedapat mungkin berhadapan dengan guru, menyimak perkataan guru sehingga tidak membuat guru mengulangi perkataan. 
  • Tidak dibenarkan berpaling atau menoleh tanpa keperluan jelas, terutama saat guru berbicara kepadanya. 
  • erkomunikasi dengan guru secara santun dan lemah-lembut. 

3. Keistimewaan Menghormati Guru

  • Ilmu yang kita peroleh akan menjadi berkah dalam kehidupan kita.
  • Akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikannya. 
  • Ilmu yang diperoleh dari guru akan menjadi manfaat bagi orang lain.
  • Akan selalu didoakan oleh guru.
  • Akan membawa berkah, memudahkan urusan, dianugerahi nikmat yang lebih dari Allah Swt. 
  • Seorang guru tidak selalu di atas muridnya. Ilmu dan kelebihan itu merupakan anugerah Allah Swt. akan memberikan anugerah-Nya kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya.


Rangkuman Materi Menghormati Orang Tua dan Guru PAI Kelas 11
Sumber: Buku PAI Kelas 11


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel