Analisis Makna Kias pada Lirik Lagu Ruang Rindu Karya Letto - erapandu

Analisis Makna Kias pada Lirik Lagu Ruang Rindu Karya Letto

Analisis Makna Kias pada Lirik lagu Ruang Rindu Karya Letto

Analisis Jenis-jenis Makna Kias pada Lirik lagu Ruang Rindu Karya Letto - Karya Ilmiah : Pamungkas, 2018.
Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh


Jenis-jenis makna kias yang terdapat pada lirik lagu Letto yang berjudul Ruang Rindu diantaranya yaitu hiperbola, metafora, personifikasi, metonimia, dan alegori.

A. Hiperbola

Hiperbola adalah penggunaan kata-kata yang melebih-lebihkan suatu kenyataannya agar mendapatkan penegasan makna dan perhatian dari pembaca. 

Pada lirik lagu Ruang Rindu terdapat jenis hiperbola pada bait pertama baris keempat, bait kedua baris ketiga, dan bait ketiga baris keempat.

Hiperbola pada bait pertama baris keempat yakni:

Menghirup rindu yang sesakkan dada
(Ruang Rindu: bait 1 baris 4)

Pada baris lagu di atas mempunyai makna seseorang yang sedang merasakan kerinduan yang begitu besar pada saat dirinya sedang berdoa dengan khusyuk sampai dirinya menangis.

Fungsi hiperbola pada baris lagu di atas adalah untuk mempertegas makna yang bersifat melebih-lebihkan perasaan rindu kepada Tuhan, seakan-akan membuat dadanya terasa sesak karena menahan perasaannya yang begitu besar.

Hiperbola pada bait kedua baris ketiga yakni:

Jalanku hampa dan ku sentuh dia
Terasa hangat di dalam hati
Kupegang erat dan kuhalangi waktu 
Tak urung jua ku lihatnya pergi 
(Ruang Rindu: bait 2)

Pada baris ketiga memiliki makna seseorang yang menginginkan waktu untuk berhenti berputar karena dirinya sedang menikmati perasaan yang begitu nyaman membuat dirinya tidak ingin rasa itu hilang.

Fungsi hiperbola pada baris lagu di atas adalah untuk mempertegas makna ingin merasakan kenyamanan lebih lama lagi secara berlebih-lebihan, seakan-akan dirinya dapat menghentikan waktu agar berhenti berputar agar rasa yang sedang dirasakan tidak hilang karena waktu.

Hiperbola pada bait ketiga baris keempat yakni:

Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada
(Ruang Rindu: bait 3 baris 4)

Pada baris lagu di atas mempunyai makna seseorang yang sedang merasakan kerinduan yang begitu besar pada saat dirinya sedang berdoa dengan khusyuk sampai dirinya menangis.

Fungsi hiperbola pada baris lagu di atas adalah untuk mempertegas makna yang bersifat melebih-lebihkan perasaan rindu kepada Tuhan, seakan-akan membuat dadanya terasa sesak karena menahan perasaannya yang begitu besar.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa jenis makna kias hiperbola pada lirik lagu Ruang Rindu digunakan untuk melebih-lebihkan makna tentang perasaan rindu yang begitu besar dan makna ingin lebih lama lagi merasakan kenyamanan yang dirasakan.

Download Kumpulan Referensi 

Buka/Unduh


B. Metafora

Metafora yaitu jenis kiasan dengan cara menggunakan kata-kata untuk membandingkan sesuatu yang menyerupainya tanpa menggunakan kata-kata seperti, bagai, laksana dan kata perbandingan lainnya. 

Pada lirik lagu Ruang Rindu, terdapat jenis makna kias metafora pada bait keempat baris keempat.

Di ruang rindu kita bertemu
(Ruang Rindu: bait 4 baris 4) 

Pada lirik “ruang rindu” mempunyai makna “hati” karena tempat untuk merasakan perasaan yaitu di dalam hati seperti merasakan rindu, senang, sedih, benci, cemburu, dan perasaan lainnya. Oleh karena itu, hati dapat disebut juga ruang untuk merasakan rindu.

Fungsi metafora pada lirik di atas adalah untuk mengibaratkan tempat perasaan yakni hati. Hati adalah ruangan yang digunakan untuk merasakan perasaan rindu dan perasaan lainnya.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan jenis makna kias metafora pada lirik lagu Letto yang berjudul Ruang Rindu digunakan untuk mengibaratkan tempat untuk merasakan rindu yaitu di dalam hati.

C. Personifikasi

Personifikasi adalah bahasa kiasan yang mempersamakan sebuah benda dengan manusia, seakan-akan benda memiliki sifat seperti manusia. 

Pada lirik lagu Ruang Rindu, terdapat jenis makna kias personifikasi pada bait pertama baris pertama.

Di daun yang ikut mengalir lembut
(Ruang Rindu: bait 1 baris 1) 

Pada baris lagu di atas mempunyai makna keadaan seseorang saat sedang berdoa dengan khusyuk. Dirinya merasa terbawa oleh suasana saat berdoa, semakin lama semakin khusyuk.

Fungsi personifikasi pada baris lagu di atas untuk menghidupkan suasana. Penggambaran daun yaitu benda yang tidak dapat berjalan seolah-olah seperti manusia bisa bergerak yaitu dapat berjalan mengikuti aliran air.

Berdasarkan uaraian di atas dapat disimpulkan bahwa jenis makna kias personifikasi pada lirik lagu Letto yang berjudul Ruang Rindu digunakan untuk menghidupkan kata benda yakni daun yang seakan-akan dapat bergerak seperti manusia.

D. Metonimia

Metonimia adalah kata-kata yang digunakan untuk menggantikan suatu objek yang lebih dekat dengan objek tersebut agar memberikan makna yang lebih hidup. Pada lirik lagu Letto yang berjudul Ruang Rindu terdapat makna kias metonimia pada bait pertama baris kedua, bait ketiga baris kedua, dan bait keempat baris keempat.

Metonimia pada bait pertama baris kedua yakni:

Terbawa sungai ke ujung mata
(Ruang Rindu: bait 1 baris 2)

Pada lirik lagu di atas, kata “mata” dapat diartikan sesuatu yang menjadi pusat. Oleh karena itu, mata dapat diartikan sumber air, juga bisa disebut mata air. Kata “mata” menggantikan frasa “mata air” atau “sumber air”.

Fungsi metonimia pada baris lagu di atas adalah untuk menghidupkan gambaran. Penggunaan kata “mata” sebagai penggati “mata air” agar lebih hidup dan dekat dalam penyampaiannya.

Metonimia pada bait ketiga baris kedua yakni:

Kerlingan matamu dan sentuhan hangat 
(Ruang Rindu: bait 3 baris 2)

Pada lirik lagu di atas “Kerlingan matamu” mempunyai makna pengawasan Allah Swt. kepada hamba-Nya. Allah Swt. tidak tidur seperti manusia, Allah Swt selalu mengawasi dan membantu semua hamba-Nya dimanapun mereka berada dan bagaimanapun keadaan hamba-Nya.

Fungsi makna kias jenis metonimia pada baris lagu di atas adalah untuk menghidupkan gambaran, pengarang mengibaratkan pengawasan Allah Swt. terhadap hamba-Nya menggunakan “Kerlingan matamu” agar lebih indah dalam penyampaiannya.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa makna kias jenis metonimia pada lirik lagu Letto yang berjudul Ruang Rindu digunakan untuk mengantikan suatu makna dari sumber mata air, dan pengawasan.

E. Alegori

Alegori adalah bentuk cerita untuk melukiskan suatu makna atau objek agar lebih indah dalam penyampaiannya. Pada lirik lagu Letto yang berjudul Ruang Rindu terdapat makna kias jenis alegori pada bait pertama dan bait keempat.

Alegori pada bait pertama yakni:

Di daun yang ikut mengalir lembut 
Terbawa sungai ke ujung mata 
Dan aku mulai takut terbawa cinta 
Menghirup rindu yang sesakkan dada 
(Ruang Rindu: bait 1)

Pada bait lagu di atas menceritakan tentang keadaan seseorang yang khusyuk saat berdoa. Semakin lama dirinya semakin menikmati kenyamanan saat berdoa, sampai dirinya menangis karena terbawa suasana doa.

Fungsi alegori pada bait lagu di atas adalah untuk melukiskan seseorang yang sedang berdoa dengan khusyuk dengan menggunakan jalan cerita setangkai daun yang ikut mengalir aliran air sampai mata air dan seseorang sedang merasakan cinta.

Alegori pada bait keempat yakni:

Kau datang dan pergi begitu saja,
Semua ku terima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam
Di ruang rindu kita bertemu 
(Ruang Rindu: bait 4)

Pada bait lagu di atas menceritakan tentang seseorang yang sedang berdoa dengan khusyuk. Dalam doanya dia pasrahkan semua hidupnya kepada Allah Swt. karena dia yakin bahwa Allah Swt. selalu menjaga hamba-Nya yang takwa.

Fungsi jenis makna kias alegori pada bait lagu di atas adalah untuk menggambarkan seseorang sedang berdoa dengan khusyuk di dalam hati dengan cara menceritakan dirinya saat berdoa menerima apapun yang diberikan Allah Swt. dan dia berdoa dengan menutup mata dan berbicara di dalam hati tanpa bersuara.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa jenis makna kias alegori pada lirik lagu Ruang Rindu digunakan untuk menceritakan tentang seseorang yang sedang berdoa dengan khusyuk dengan jalan cerita keadaan dirinya saat melakukan doa yakni pasrah, memejamkan mata, dan mengguman di dalam hati.

Analisis Makna Kias pada Lirik Lagu Ruang Rindu Karya Letto

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel