Rangkuman Materi Toleransi Pemersatu Bangsa - erapandu

Rangkuman Materi Toleransi Pemersatu Bangsa

Rangkuman Materi Toleransi Pemersatu Bangsa PAI Kelas 11

Materi Toleransi Sebagai Alat Pemersatu Bangsa PAI Kelas 11 - Mempelajari perilaku toleransi dalam upaya untuk mempersatukan bangsa dan menghindari tindakan kekerasan atau tidak baik.

Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK  Buka
Download Buku Pelajaran  Buka/Unduh
Download Modul Ajar  Buka/Unduh

A. Pentingnya Perilaku Toleransi

Toleransi adalah menghormati dan belajar dari orang lain, menghargai perbedaan, menjembatani kesenjangan di antara perbedaan sehingga tercapai kesamaan sikap.

Toleransi sangat penting dalam kehidupan manusia, baik dalam berkata-kata maupun dalam bertingkah laku. 

Toleransi merupakan awal dari sikap menerima bahwa perbedaan bukanlah suatu hal yang salah, justru perbedaan harus dihargai dan dimengerti sebagai kekayaan.

Firman Allah Swt. tentang pentingnya toleransi Q.S. Yunus/10: 40-41

Firman Allah Swt. tentang pentingnya toleransi
Artinya:
“Dan di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepadanya (al-Qur’an), dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Sedangkan Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.” (Q.S. Yunus/10: 40) 

“Dan jika mereka (tetap) mendustakanmu (Muhammad), maka katakanlah, Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu tidak bertanggung jawab terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Yunus/10: 41)

Penjelasan dari Q.S. Yunus/10: 40-41 

  1. Umat manusia yang hidup setelah diutusnya Nabi Muhammad saw. terbagi menjadi 2 golongan. Dua golongan umat itu yang pertama adalah golongan ada umat yang beriman terhadap kebenaran kerasulan dan kitab suci yang disampaikan Nabi Muhammad saw. kedua adalah golongan umat yang mendustakan kerasulan Nabi Muhammad saw. dan tidak beriman kepada al-Qur’an. 
  2. Allah Swt. Maha Mengetahui sikap dan perilaku orang-orang beriman yang selama hidup di dunia senantiasa bertaqwa kepada-Nya, begitu juga orang kafir yang tidak beriman kepada-Nya. 
  3. Orang beriman harus tegas dan berpendirian teguh atas keyakinannya. Ia tegar meskipun hidup di tengah-tengah orang yang berbeda keyakinan dengan dirinya.
  4. Menjelaskan perlunya menghargai perbedaan dan toleransi

Download Rangkuman Materi Pelajaran Tingkat SMP dan SMA 

Buka/Unduh


B. Menghindari Diri dari Perilaku Tindak Kekerasan

Tugas manusia salah satunya adalah menjaga ketenteraman hidup dengan cara mencintai, orang-orang yang berada di sekitar kita.

Artinya, kita dilarang melakukan perilaku-perilaku yang dapat merugikan orang lain, termasuk menyakiti dan melakukan tindakan kekerasan.

Permusuhan berasal dari rasa benci yang dimiliki oleh setiap manusia yang berasal dari nafsu manusia.

Permusuhan di antara manusia terkadang karena kedengkian pada hal-hal duniawi seperti pada kasus Qabil dan Habil ataupun pada kisah Nabi Yusuf as. dan saudara-saudaranya.

Islam melarang perilaku kekerasan terhadap siapa pun. Allah Swt.

Firman Allah Swt Q.S. al-Maidah/5: 22

Islam melarang perilaku kekerasan

Artinya: 

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa ba-rangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain (qisas), atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya rasul-rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keteranganketerangan yang jelas. Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi.” (Q.S. al-Maidah/5: 22)

Pelajaran yang di petik dari Q.S. al-Maidah/5: 22

  1. Nasib kehidupan manusia sepanjang sejarah memiliki kaitan dengan orang lain. Sejarah kemanusiaan merupakan mata rantai yang saling berhubungan. 
  2. Pembunuhan seorang manusia dengan maksud jahat merupakan pemusnahan sebuah masyarakat, tetapi keputusan pengadilan untuk melakukan eksekusi terhadap seorang pembunuh dalam rangka qisas merupakan sumber kehidupan masyarakat. 
  3. Mereka yang memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan penyelamatan jiwa manusia, seperti dokter, perawat, atau polisi harus mengerti nilai pekerjaan mereka. 


Pengadilan di negara-negara tertentu menjatuhkan hukuman qisas, yaitu membunuh orang yang telah membunuh. Di Indonesia juga pernah dilakukan hukuman mati bagi para pembunuh.

Di Indonesia ada hukum yang mengatur pelarangan melakukan tindak kekerasan, termasuk kekerasan kepada anak dan anggota keluarga, misalnya UU No. 23 Tahun 2002 dan UU No. 23 Tahun 2004.


C. Perilaku Toleransi

Perilaku-perilaku toleransi yang harus dibina sesuai dengan ajaran Islam.

  1. Saling menghargai adanya perbedaan keyakinan.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain agar mengikuti keyakinan kita. 
  3. Selalu memperlihatkan akhlak mulia kepada siapa pun termasuk musuh-musuhnya.
  4. Saling menghargai adanya perbedaan pendapat. 
  5. Belajar empati, yaitu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. 
  6. Membantu orang yang membutuhkan. 
  7. Ketika ingin mengganggu orang lain, harus sadar bahwa mengganggu itu akan menyakitkan.


Rangkuman Materi Toleransi Pemersatu Bangsa PAI Kelas 11
Sumber: Buku PAI Kelas 11


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel